Minggu, 25 Februari 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 49 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 49 : Pulang ke Rumah, dan Sebuah Kejadian

Untuk sementara waktu, Lyon-san dan kelompoknya sedang ditempatkan di sini sepertinya. Setelah ini akan ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Sebagai penjaga Yumina, akan lebih baik untuk kembali ke Belfast, tapi Yumina dengan tegas menolaknya.
Sementara pada kenyataannya, kami akan menggunakan [Gate] untuk kembali dengan cepat, jika mereka datang itu akan menjadi masalah. Sebelum kami pergi, aku memberikan Lyon-san sebuah cermin untuk mengerimkan surat. Bahkan jika mereka jauh, kau dapat mengirim surat setiap hari. Jika kau memberikannya satu untuk Olga-san mereka bisa menghubungi satu sama lain bahkan setelah kembali ke Belfast. Setelah menyerahkannya, Lyon-san terlihat sangat semangat. Jujur saja, aku jadi sedikit mundur darinya.
Beast King, Perdana Menteri Graz-san, Olga-san dan para prajurit mengucapkan selamat tinggal. Aku ingin mengucapkan selamat tinggal kepada Pola dan Rin, tapi mereka tidak ada di sini. Sangat disayangkan.
Setelah meninggalkan istana, aku membeli oleh-oleh untuk Sue dan para pelayan. Semua yang tersisa hanyalah untuk membuka [Gate] dan kembali ke Belfast.....
“Maaf, aku lupa untuk membeli oleh-oleh”
Aku menolak ajakan dari semuanya dan memutuskan untuk tetap di kota, aku berbaur dengan orang-orang, dan kemudian sambil bersembunyi sendiri, aku membuka aplikasi peta dan mencari pasangan itu. N-to, ada di atas atap sana, ya? Menggunakan [Boost] aku naik ke atas atap dan muncul di hadapan kedua pasangan itu.
            “!?”
“Fuwa!? Aa, master? ~ Jangan mengejutkan saya seperti itu ~”
Pasangan yang mengenakan topeng itu adalah Lapis-san dan Cecil-san. Mereka adalah pelayan kami, tapi mereka benar-benar berada di bawah kendali langsung dari ayah Yumina, yaitu Yang Mulia Raja Belfast.
Gadis-gadis itu dengan paksa meminta Lyme-san untuk dipekerjakan, aku pikir aku tidak perlu membayar gaji mereka, tapi mereka melakukan pekerjaan mereka sebagai pelayan dengan baik, jadi aku rasa itu tidak apa-apa. Ya, meskipun aku tidak akan membayar gaji mereka selama 10 hari terakhir. Aku ingin mereka untuk mengajukan tuntutan pada Raja tentang  perintah itu.
“Setelah ini, kita akan menggunakan [Gate] untuk kembali ke rumah. Aku pikir akan lebih baik untuk mengirim kalian berdua duluan.”
Mereka telah mengawasi ku sepanjang waktu ini, jadi mungkin mereka telah mengetahui tentang [Gate]. Aku berbicara seolah-olah mereka berdua sudah mengetahuinya.
            “Hoee? Menuju Belfast ~?”
“Tentu saja, jika kita tetap tinggal di sini, itu akan membutuhkan waktu sekitar 10 hari untuk kembali..... Benar? Ini tentu akan menghilangkan keraguan pada tuan putri.”
“Karena itulah aku datang ke sini.”
Aku membuka [Gate] sambil tersenyum kecut. Aku membawa mereka berdua melalui cahaya dan kami sudah berada di ruang tamu Belfast.
            “Selamat datang kembali”
Di sana ada seorang butler. Lyme-san yang sedikit terkejut melihat kemunculan kami yang tiba-tiba, dia dengan cepat menenangkan diri dan mulai berbicara.
“Aku kembali, Lyme-san”
“Aku pulang ~”
“Maaf, sepertinya master telah mengetahuinya”
            “Begitulah”
Lapis-san menjelaskan keadaannya dengan jelas kepada Lyme-san. Untuk saat ini, aku menyuruh pasangan itu untuk mengganti pakaian mereka menjadi seragam pelayan, dan mereka tidak bisa melakukannya di sini, jadi mereka pergi ke ruang ganti. Sementara pasangan itu pergi, Lyme-san menundukkan kepalanya.
“Saya minta maaf. Mereka berdua telah diperintahkan oleh Yang Mulia Raja....”
“Ya, aku mengerti karena khawatir tentang putrinya, tidak ada yang salah, jadi tidak apa-apa. Lyme-san benar-benar tidak bisa menolaknya, kan?”
Mengkhianti master-nya! Aku tidak bermaksud seperti itu, hanya saja sepertinya aku sedang dalam suasana hati yang tidak bagus. Yah, jika sudah mengancam hidupku, atau telah menjadi kerugian yang besar maka itu akan menjadi cerita yang berbeda, tapi kali ini aku tidak berpikir mereka telah diperintahkan untuk melakukan hal seperti itu. Justru aku pikir lebih baik untuk meningkatkan para pengawal...... Meskipun itu bukan hal yang mustahil.
“Ya, untuk sementara ini, aku akan merahasiahkannya dari Yumina dan yang lainnya.”
Setelah itu, aku kembali ke yang lainnya untuk kembali ke rumah lagi, dan meminta mereka untuk bertindak seakan aku kembali untuk pertama kalinya.
“Lama sekali! Apa yang kau lakukan?”
Aku membuka [Gate] di atas atap Misumido dan ketika kembali, Elsie mengeluh marah. Dan terus mengomeli ku. Lalu di sebuah gang yang tidak ada orangnya, aku sekali lagi membuka [Gate]. Setelah kembali ke ruang tamu rumah kami, Lyme-san sedang menunggu kami dengan kepalanya yang tertunduk.
“Selamat datang kembali.”
Ketika Lapis-san dan Cecil-san mendengar ucapan kedua Lyme-san, pintu terbuka dan pasangan itu datang dengan seragam pembantu mereka.
“Semuanya, selamat datang kembali.”
            “Selamat datang kembali”
“Aku pulang, Lapis-san, Cecil-san”
Kami menyapa satu sama lain dengan acuh tak acuh. Semuanya kembali ke kamar mereka masing-masing, dan sepertinya menuju ke kamar mandi untuk menghilangkan rasa lelah. Aku kira aku akan melakukannya nanti saja. sebelum itu, aku menyerahkan oleh-oleh kepada semua orang.
Aku memberikan peniti dasi dan manset kepada Lyme-san dan cangkir teh untuk Lapis-san dan Cecil-san. Meskipun mereka berdua berkata tidak bisa menerimanya, karena jika tidak menyerahkannya terlihat aneh, jadi aku memaksa mereka untuk menerimanya.
Untuk Julio-san dan Claire-san, aku membelikan topi jerami dan buku memasak. Aku masing-masing memberikan hiasan pisau untuk kedua penjaga, Tom dah Huck.
Aku menjatuhkan tubuh ku ke tempat tidur. Itu melelahkan. Fisik ku menjadi lelah, mungkin itu karena tiba-tiba merasakan mental yang berat karena perjalanan di negeri yang tidak diketahui.
Tapi ada banyak ide-ide yang muncul kepadaku sebagai hasil dari perjalanannya. Misalnya, apakah mungkin untuk mengirim sesuatu dengan [Gate] yang telah di enchated ke Ishen, dan kemudian pergi ke istana.... Mengapa tidak mencoba untuk membuat dan memprogram sebuah kereta kuda otomatis? Tapi pertama-tama, aku harus mencoba dan membuat sebuah sepeda. Setelah itu aku bisa memprogram aplikasi peta untuk memiliki fungsi auto-target. Aku pikir ada banyak hal yang bisa aku lakukan. Setelah itu, bagaimana tentang Pola yang otomatis? Mungkin aku bisa membuat sesuatu yang seperti itu. Sebuah boneka penguin atau kucing..... Fua..... Aku mengantuk.
.... Oya? Gawat. Apakah aku ketiduran? Sepertinya aku sangat kelelahan dari yang aku pikirkan. Jatuh tertidur tanpa mengganti baju, ya? Aku merasa berat. Aku harus pergi mandi dan bersantai di air panas.
Aku mengambil sepasang pakaian ganti, handuk mandi dari lemari dan menuju ke lantai pertama kamar mandi.
Bak mandi cukup besar yang bisa menampung untuk 5 atau 6 orang dewasa yang bisa duduk di dalamnya. Ini sedikit besar untuk sebuah kamar mandi. Semuanya kebanyakan seorang perempuan jadi mereka biasanya akan pergi bersama-sama, jadi aku bisa memonopolinya untuk diriku sendiri. Dengan Lyme-san dan aku sendiri yang menjadi satu-satunya laki-laki. Aku tidak merasa seperti ingin masuk bersama dengan Lyme-san.
“Yah, itu salah satu kesenangan yang bisa kau katakan.”
Sementara sedang melucu sendiri, aku telah sampai di kamar mandi dan membuka pintu *Gatcha*
“””” Eh? “”””
“..... Hah?”
... Etto, tepat di depan ku adalah Elsie, Lindsey, Yae dan Yumina, semuanya sedang mengganti pakaian mereka. Elsie dan Lindsey memakai pakaian dalam yang serasi meskipun warnanya berbeda. Elsie berwarna pink, Lindsey berwarna biru. Di samping mereka adalah Yae, yang menggunakan kain pinggang dan pengikat dada. Apakah itu biasa digunakan di Ishen? Itu semua benar-benar memiliki warna putih yang menyilaukan. Kain yang mengikat dadanya baru saja mulai dilepaskan. Yang terakhir adalah Yumina, itu tidak mencolok, tapi itu sepertinya terlihat mahal dengan pakaian dalam yang berwarna putihnya, miliknya juga memiliki sebuah tali di sisinya seperti milik Elsie, yang merupakan jenis paling umun di dunia ini...... Hanya ada beberapa waktu yang singkat untuk memikirkan tentang ini. Aku tidak ingat untuk menggunakan [Acell].
            “””” Kya...........!!!!? “”””
“Wa.............!!!?”
Ketika semuanya berteriak, aku akhirnya kembali sadar, itu adalah teriakan yang sangat keras. Apakah aku hanya terus memandang mereka tanpa berpikir untuk segera pergi!?
Mata Elsie mulai mengeluarkan air mata dan melontarkan tinjunya ke arahku. Umm Elsie sepertinya tidak menggunakan [Boost], kan? Aku menerima luka yang tidak baik di sisi kepala ku, aku pingsan.
“Kami pasti lupa untuk mengunci pintunya, dan sepertinya kami yang salah, tapi....”
“Kau seharusnya lebih berhati-hati ~ de gozaru”
Aku dikelilingi oleh mereka semua, dalam posisi seiza . Dari sejak tadi mereka tidak berhenti untuk mengomeli ku.
“Aku pikir bahwa kalian sudah selesai.....”
Ternyata setelah semuanya pergi ke kamar mereka, mereka semua tertidur. Ketika mereka terbangun, mereka dengan cepat pergi ke kamar mandi dan baru saja akan melepas pakaian mereka ketika aku datang. Sungguh buruk..... Ya, meskipun itu tidak benar-benar seperti itu?
“Apakah kau sedang memikirkannya?”
            “Eh? Ah, iya?”
Lindsey menatapku dengan mata yang penuh dengan rasa penghinaan. Karena dia biasanya patuh, jadinya terasa seperti ada sebuah tekanan.
“Aku akan menyukainya jika kamu telah melakukan langkah-langkah yang tepat terlebih dahulu.......”
Langkah-langkah yang tepat kau bilang, Yumina. Jangan mengatakan hal yang tidak perlu seperti itu selama mukamu memerah. Ya, aku telah berhati-hati, tapi itu tidak bisa dihindari, tapi memang benar bahwa aku telah melihat mereka. Tapi, aku tidak dalam posisi untuk membuat sebuah alasan.....
Setelah itu, mereka melanjutkan mengomeli ku, itu sangat lama sampai tengah malam, aku akhirnya dibebaskan. Malam itu, aku benar-benar tidak bisa tidur. Setiap kali aku menutup mata, aku melihat mereka..... menyakitkan, tapi itu adalah hari yang bagus.

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 48 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 48 : Keadaan Pelayan, dan Pertemuan Tingkat Tinggi

“Kami adalah [Esupion], petugas intelijen di bahwah perintah langsung Yang Mulia Raja Belfast.”
“Yang Mulia Raja?”
“Benar. Kami ditugaskan sebagai pelindung tuan Putri”
Penjelasan Lapis-san memang masuk akal. Menjadi Putri dari suatu negara, aku rasa itu kebijakan yang tidak mencampuri urusan politik, tapi ya itu? Melindungi Yumina dari balik bayangan.
Yah, aku mendengar beberapa suara dari langit-langit di [Silver Moon].... Aku pikir itu hanya beberapa tikus, tapi itu mungkin adalah kelompok Lapis-san. [Esupion] adalah sesuatu seperti penjaga kebun atau mata-mata?
            “Apakah hanya kalian berdua saja?”
“Tidak ~ ada beberapa orang lain lagi ~ Meskipun mereka semua adalah perempuan ~”
Pembantu rumah tangga lainnya menanggapi pertanyaan itu, dan Cecil-san melepaskan topeng dan menunjukkan senyuman yang agak tegang. Mereka semuanya adalah perempuan? Jika mereka menyelinap di sekitar dinding, aku harus segera membebaskannya.
“Maksduku, sepanjang waktu ini? Sejak dari Belfast?”
“Itu semua adalah tugas kami”
“Itu mengingatkan ku, ketika aku kembali dengan [Gate] ke rumah, kalian berdua tidak ada, dan sepertinya kalian berdua bekerja sama dengan Lyme-san?
“Itu benar ~”
Mereka berhasil mengelabui ku, kah? Aku benar-benar ingin tahu, apakah cerita tentang guild pelayan itu apakah benar? Itu benar-benar membutuhkan skill untuk menyamar.... Hampir semua [Esupion] anggotanya adalah perempuan.
“Ah, kalau begitu, ketika kami sedang melawan black dragon , salah satu dari kalian lah yang melemparkan pisau itu....”
“Itu Cecil. Dia ahli dalam melemparkan pisau.”
“Ehehehe ~ tidak terlalu hebat kok”
Cecil-san mukanya menjadi merah ketika dilihat. Orang ini sangat halus, ya...? Kau benar-benar tidak bisa menilai seseorang dari sikapnya.
“Apa yang akan kalian lakukan selanjutnya?”
“Kami akan terus menjaga Yumina-sama dari balik bayangan... Tapi, master, kami mempunyai satu permintaan.”
Lapis-san berbicara ragu-ragu sambil menatapku. Bisakah kau berhenti memanggil ku master.....
“Rahasiahkan identitas kami dari tuan putri, saya mohon....”
Aa, melindunginya dari balik bayangan, sementara identitas kalian diketahui, tentu saja itu gawat, ya?
“Jika kami ketahuan ~ tuan putri pasti akan marah kepada Raja”
Jadi itu alasannya, kah? Yah, itu terlihat seperti berkata bahwa kau mempercayai anak mu, mengizinkannya pergi, tapi tidak benar-benar percaya sama sekali. Yah, itu bukanlah hal yang sulit untuk merahasiahkannya. Untuk saat ini, aku berpisah dengan mereka, dan kembali ke Yumina.
Aku mengatakan keadaannya kepada Kohaku melalu telepati, tapi berbohong kepada Yumina dan Lindsey, dan mengatakan “Mereka berhasil lolos”. Sebenarnya, mereka pergi menggunakan bubuk cahaya yang menyilaukan. Mereka semua menunjukkan wajah yang aneh, aku entah bagaimana bisa menipu mereka, dan kemudian kami kembali ke istana hari itu.
Pada hari berikutnya, untuk tujuam konferensi sekutu antara Belfast dan Misumido, untuk mempertemukan kedua Raja. Karena itu adalah pertemuan tingkat tinggi, ada sedikit perselisihan mengenai siapa yang akan pergi. Pada akhirnya, Raja Belfast yang akan datang ke Misumido, pada saat yang sama ruang konferensi sudah menjadi penuh.
Dalam konferensi, di pihak kami adalah Lyon-san, kelompok ku dan para kesatria yang berasal dari Belfast, di sisi Misumido adalah Beast King dan Perdana Menteri Graz-san, bersama dengan perwakilan dari para prajurit, Garun-san demi human berjenis serigala.
Pada saat itu, aku membuka [Gate] pada cermin, dari dalam ada yang Mulia Raja dan adiknya Duke Olutorinde.
Tidak ada yang mampu menyembunyikan keterkejutan mereka pada kenyataan bahwa kedua orang itu datang melalui cermin, tentu saja itu hanya untuk sesaat, dan tentu saja wajar untuk masing-masing dari Raja negara untuk bertemu satu sama lain.
“Selamat datang di Misumido, Raja Belfast”
“Kami ingin mengucapkan terima kasih karena telah mengundang kami, Raja Misumido”
Setiap orang saling berjabat tangan. Karena itu adalah diskusi antara negara, dan kami merupakan orang luar, jadi kami meninggalkan ruangan. Aku keluar dan menuju koridor. Aku hanya bisa berharap bahwa konferensi akan tetap berjalan dengan baik. Dan dari koridor ada sesuatu yang datang dengan langkahnya yang goyah dari boneka beruang yang sedang berjalan, Pola bersama dengan Rin. Dan seperti biasa dia mengenakan baju goth-loli .
“Sepertinya Raja Belfast telah datang”
“Un, baru saja. Mereka sedang berada di tengah-tengah konferensi sekarang.”
Sambil menunjuk pintu dengan penjaga yang sedang berdiri di kiri dan kanan dari pintu, Rin menjawab.
“Lalu, apakah kau sudah memutuskan untuk menjadi murid ku?”
“Aku sudah bilang tidak mau”
Sejak saat itu, Rin terus-menerus mencoba untuk membuat ku menjadi muridnya. Pada akhirnya dia berkata kau harus mencobanya untuk sementara. Pola yang berada di dekat ku memberikan isyarat “Datang ke sini!” mencoba untuk mengundang ku.
“Bahkan Pola masih bersikap seperti itu meskipun hanya boneka.... Itu seakan dia terlihat hidup.”
“Itu karena aku memberinya sebuah program. Selama hampir 200 tahun aku tidak melakukan berbagai hal padanya. Bahkan manusia akan menangis jika mereka terluka, kau akan marah jika kau dijahili, kan?”
200 tahun, ya? Tidak terhitung jumlah program yang telah dilahirkan? jika aku harus membuat manusia terlihat seperti boneka dengan [Modeling] dan memberikannya [Program], itu tidak akan menjadi sesuatu seperti android tiruan? Itulah apa yang aku pikirkan, tapi.... itu membutuhkan waktu 200 tahun.... Aku tidak bisa hanya dengan menyalin [Program] Pola. setelah menatap dengan ragu, Pola mundur sedikit.
“Ngomong-ngomong, Pola telah berjalan selama 200 tahun, tapi itu tidak terlihat bahwa dia sudah lama. Apakah kau membuatnya lagi?”
“Tidak. Aku menggunakan sihir non-atribut [Protection]. Itu memberikan beberapa objek tingkat pelindungan. Terlepas apakah itu kotoran, kerusakan, atau bugs , Pola tidak akan terpengaruh.”
Sihir [Protection], kah? Tapi untuk bisa tetap seperti itu selama 200 tahun itu sangat hebat. Jika kau menggunakannya pada pakaian, maka itu tidak perlu untuk dicuci. Jika kau menggunakannya pada tubuh, maka kau tidak perlu mandi..... Tapi aku rasa segala sesuatu pasti akan berakhir. Bahkan jika tidak ada kotoran, itu memberikan perasaan pembaharuan.
“Maksudku, Rin dapat menggunakan beberapa sihir non-atribut, [Protection] dan [Program], serta salah satu yang seperti Charlotte juga [Transfer], kan?”
“Bakat dari Klan Fairy sangat tinggi, lebih tepatnya bahwa tidak ada dari Klan Fairy yang tidak bisa menggunakan sihir non-atribut. Bahkan aku bisa menggunakan 4”
Itu akan bagus jika seseorang bisa menggunakan sihir non-atribut tapi untuk bisa menggunakan 4? Itu sangat hebat. Ya, aku tidak dalam posisi untuk mengatakan itu? Sihir non-atribut Rin yang satu lagi membuat ku penasaran.
            “Touya-dono. Raja Belfast memanggil anda.”
Pintu ruang konferensi terbuka dan dari dalam muncul wajah Perdana Menteri, Graz-san. Aku masuk karena dipanggil dan kedua Raja langsung menatapku.
“Touya-dono. Pembicaraan berakhir tanpa penundaan, terima kasih.”
            “Itu hebat”
Aku merasa lega dengan kata-kata Raja Belfast. Dengan ini pekerjaan ku hampir selesai.
“Kalau begitu, kami akan kembali ke Belfast. Aku akan menyerahkan sisanya kepada mu. Raja Misumido.”
Setelah mengucapkan salam perpisahan, aku diam-diam menggunakan [Gate] dan kedua orang itu menghilang pada cermina lagi. Setelah kedua orang itu pergi, aku segera bertindak setelah aku selesai membuat persiapan, dan menghancurkan cermin menjadi beberapa potongan.
“To-Touya-dono!? Apa yang kau....!?”
“I-Itu tidak apa-apa. Tolong perhatikan.”
Aku berbalik pada Graz-san dan berkonsentrasi pada tumpukan cermin yang rusak dan menggunakan sihir.
[Modeling]
Cermin yang rusak itu berubah menjadi sepasang cermin lonjong yang kecil. Lebarnya sekitar 2 cm dan panjangnya 15 cm. Lalu aku secara diam-diam memberikan sihir [Gate] pada cermin itu.
“Cermin ini akan terhubung dengan Belfast. Sekarang, ketika ada sesuatu yang penting, masukkan surat di sini dan itu akan segera terkirim ke sana. Ah tentu saja, jika anda ingin mengetahui apakah benda ini asli, anda dapat mencobanya untuk mengirim surat ke sana.”
“Benarkah? Yang seharusnya membutuhkan waktu selama 20 hari, sekarang akan bisa dilaporkan dalam sekejap? Itu sangat berguna. Kedua negara harus sering menggunakan ini.”
Ketika Beast King menerima cermin kecil itu, dia tersenyum. Dengan ini pekerjaan ku telah selesai. Baiklah, kalau begitu, haruskah kami pulang? Meskipun aku menerimanya, aku tidak bermaksud untuk tinggal lebih lama. Aku ingin istirahat dulu sebentar setelah ini.

The Forsaken Hero Chapter 06 Bahasa Indonesia

Chapter 06 : Rigal Den - part 4

"Katsuragi! Katsuragi! Statistikku naik! "
"Diam saja sudah. Sekarang bukan waktunya untuk itu. "
"Ada apa denganmu? Tidak ada yang perlu dikatakan? "
"Yeah, ya. Bukankah itu hebat? Sekarang kau benar-benar bisa melakukan sesuatu untuk membantu sekali ini. "
"Siapa yang akan melakukan sesuatu untukmu !?"
Dia masih berbicara denganku seperti itu? Kau pikir dia sudah mengerti posisinya sekarang.
"... Hei, Hamakaze. Ada sesuatu yang ingin aku uji. "
Statistikku tidak terlalu banyak meningkat, tapi aku berhasil mendapatkan kemampuan khusus yang lebih.
Salah satunya adalah Absolute Command. Menurut penjelasannya, sepertinya aku harus tingkat yang lebih tinggi untuk menggunakannya.
Jadi aku berasumsi itu sebabnya tidak sampai sekarang.
Bagaimanapun, karena kondisinya yang harus aku tingkatkan lebih tinggi ... apakah ini mengatakan bahwa seorang penguasa harus lebih kuat dari pada bawahan mereka?
Ayo tinggalkan itu sendiri untuk saat ini.
Efeknya adalah apa yang orang akan tertarik.
Mampu membuat seseorang mengikuti perintah, tidak peduli apa itu. Anak laki-laki remaja di seluruh dunia pasti akan membuatku iri karenanya.
Tatapanku diarahkan langsung pada bagian tertentu tubuh Hamakaze.
"Ap ..."
Hamakaze berbalik, menyembunyikan dua bukit menggairahkan dari pandanganku.
"Mesum! Pemerkosa!!"
"Diam ... Seperti aku akan melakukannya di tempat seperti ini? Aku akan menunggu untuk membawa kau sampai setelah kita membersihkan penjara bawah tanah ini. Kau bisa tenang. "
"Tidak mungkin aku bisa !! Bagaimana dengan hakku !? "
"Kau tidak memilikinya."
Aku langsung menyatakannya.
"Kamu kejam! Kau seharusnya mati saja! "
"Aku baru saja menghidupkan dan menghidupkan kembali jika aku melakukannya."
"Aku tidak mengerti!"
Dia memukul dadaku. Aku sedang berpikir untuk meraba-raba dadanya kembali jika dia melakukannya lagi, tapi dia terus berbicara.
"Kau ... Aku ... semuanya, aku tidak mengerti. Kenapa, kenapa kita harus melawan monster seperti itu ... kenapa kita harus mulai menjadi pahlawan ... !? "
Dia mengurangi kekuatan dan tinjunya seiring berjalannya waktu.
"Aku tidak ... Aku tidak mengerti ...!"
Suaranya kehilangan nada biasa yang polos dan naif, terdengar agak lemah.
"Aku tidak tahan lagi ... ada apa dengan tempat ini ... kenapa ini harus terjadi ... !?"
Dia berjongkok dan mulai menangis.
Apakah dia akan istirahat setelah sampai sejauh ini ...?
Dengan kenyataan situasi yang kita hadapi sebelumnya, pintu air yang entah bagaimana berhasil menahannya meledak terbuka.
Bukannya aku tidak mengerti bagaimana perasaannya. Aku yakin aku akan menangis sama nyenyak sama seperti dia saat berada di tempatnya sekarang.
Aku bisa menebak keadaan mentalnya sampai tingkat tertentu.
- Itulah sebabnya aku tahu bahwa sekarang adalah kesempatanku untuk membuat Hamakaze menjadi milikku .
Aku adalah orang yang mengerikan, hanya bisa memikirkan hal-hal seperti itu ...
"... Hei, Hamakaze."
"… … … Apa?"
"Menurut kau, apa yang menyebabkan kita jatuh ke dalam kekacauan ini?"
"... Apa gunanya menjawabnya-"
"Jawab saja aku Menurut kau siapa yang menyebabkannya? "
"... Dewi, untuk memanggil kita?"
"Salah."
"Hah…? Lalu, siapa? "
"Samejima."
Aku langsung membalas dengan nama orang yang menjadi sasaran balas dendam ku.
"Mengapa-mengapa? Maksudku, wanita itulah yang memintaku melakukan semua ini, kan? "
"Yeah, dia melakukannya."
"Wa-waktu itu-"
"Tapi kami berhak menolaknya. Yang mengambil hak itu dari kita adalah siapa, tepatnya? "
"Y-Yah ..."
Dia ragu-ragu.
Dia tahu persis siapa pelakunya.
"Itu dia. Dia, atas kenyamanannya sendiri, menerima permintaannya. Dia, demi kenyamanannya sendiri, terbawa dan- "
Aku berbisik ke telinga Hamakaze.
"-meninggalkanmu, mengkhianatimu."
"- !!"
Kudengar dia mengepalkan giginya.
Sepertinya dia telah mengabaikan kebenaran itu, menyembunyikan dirinya darinya. Dia mengemukakan kebencian yang pasti ada di dalam ususnya, membiarkannya terbengkalai.
Dia telah menanggungnya. Aku tidak tahu mengapa dan aku tidak ingin tahu.
Dia hanya perlu menenggelamkan diri dalam kemarahan itu sekarang.
"... kenapa ... apa aku ... ditinggalkan ...?"
Dia hampir tidak berhasil meremas suaranya keluar melalui air matanya. Seperti bayi yang menempel pada orang tua mereka, Hamakaze mencengkeram lengan bajuku.
"Karena kau lemah."
Aku menjabat tanganku, menyebabkan dia melepaskannya.
"Kamu tahu ... aku ... suka ... Samejima ... aku berusaha keras, memberikan semuanya untukku. Bahkan jika aku takut, aku akan membunuh demon-demon itu ... Aku mencoba untuk menjadi kuat ... "
"Ada banyak orang yang menyukainya. Dia tidak akan peduli kehilangan kau".
Aku berbicara dengan nada menusuk dan dingin.
"... B-benarkah ...?"
"Ya. Sangat."
Aku tidak bersimpati padanya.
"Uu ... uuu ...!"
-Tapi itu belum cukup. Aku akan membuatnya menjadi sekutuku. Aku akan mendorong diriku ke dalam hatinya.
"Hamakaze."
"... ... Eh?"
Aku menggerakkan tanganku di pinggang Hamakaze, memeluknya saat dia menangis.
"K-Katsuragi? Apa-apa yang kau- "
"Aku tidak akan meninggalkanmu."
Tubuhnya yang kecil, pikirannya yang hancur, bereaksi berlebihan terhadap penghiburanku.
"Kau tidak akan ... meninggalkan ... Aku ...?"
"Aku berbeda dari Samejima. Aku mau kamu. Aku ingin kau berada di sisiku selamanya. "
"Tidak mungkin ... Katsuragi, bahkan tanpaku ... K-kau bisa ..."
"Hamakaze!"
Aku menambah kekuatan dalam pelukanku, menyampaikan perasaanku.
"Tolong ... ikut aku. Aku tidak akan pernah meninggalkanmu Aku akan mengatakannya sebanyak yang dibutuhkan. Aku mau kamu."
"Katsu ... ragi ..."
Hanya ada secercah cahaya yang tersisa di matanya yang berkaca-kaca saat dia menatapku kembali. Jika dia ditinggalkan sendirian sekarang, pergi tanpa ada orang lain atau apapun untuk mendukungnya, dia kemungkinan akan meninggal.
Rasanya seperti melihat diri masa laluku.
"Maukah kau ... menerima ... aku?"
Dia perlahan menurunkan kelopak matanya dan mendekatkan wajahnya yang berkaca-kaca ke wajahku.
Aku melihat bibirnya, berdarah karena digigit begitu keras.
Aku tidak bersimpati padanya.
Aku tidak menghiburnya.
Tidak apa-apa. Aku hanya membuatnya menjadi sekutuku.
Aku tidak perlu menggulingkannya.
Aku mendapat bawahan yang baik.
Itu saja.
"Hamakaze ..."
"Mmm ..."
Ciuman pertamaku terasa seperti darah.
Pada hari itu, aku mendapatkan budak asliku yang pertama .

Sabtu, 24 Februari 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 47 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 47 : Ultra Pedas dan Topeng Putih

Setelah mencobanya dan menguji sihir [Program], aku mencoba daya tahan pada [Blade mode]. Meskipun aku membuat dan menggabungkan beberapa bagian komponen, aku tidak menggunakan [Modeling] pada bagian dasarnya, dan menggabungkannya dengan kekerasan dari tanduk naga. Aku bisa dengan mudah menebang pohon yang besar. Aku tidak mempunyai pengalaman dengan senjata ini dibandingkan dengan katana yang sebelumnya.
Setelah itu, kami kembali ke area di sekitar istana, aku membeli 3 sarung pisau kulit, dan aku membeli satu sarung pedang yang besar.... dan mengubah mereka menggunakan [Modeling] untuk membuat sarung senjata. Sulit untuk berjalan-jalan dengan keadaan seperti itu.
Aku membeli 3 kantong pinggang khusus untuk peluru, karena kami berada di kota, tidak perlu takut untuk diserang oleh demon beast, meskipun aku hanya memberi mereka peluru berlapis karet dengan [Paralyze]. Aku punya peluru selain peluru berlapis karet. Jika kebetulan aku berada tepat di sebelah Yumina ketika dia membutuhkan untuk mengisi kembali pelurunya, dia bisa saja berakhir dengan beberapa peluru ku.....
Aku menyadari ini, dan sekali lagi melakukan [Program] pada pistol mereka. [Peluru dengan jarak yang pembicara inginkan], pengaturan [Reload] menjadi seperti itu. Pada awalnya [Aport] dimaksudkan untuk digunakan seperti itu.
Untuk peluru yang tersisa, apakah aku harus memberikannya enchanted ? Lindsey telah menggunakan [Explosion] di reruntuhan bekas ibukota, tapi ledakan itu cukup besar yang membuat puing-puing terhempas jauh, sehingga sulit untuk menggunakannya. Jika itu [Fire Ignition] mungkin.... pada dampak dari bola api yang mengenai target..... Ini sedikit banyak yang harus dipikirkan. Yah, untuk target manusia menggunakan [Paralyze] sepertinya sudah cukup, bahkan jika itu hanya peluru berlapis karet seharusnya bisa menyebabkan luka yang cukup besar. Aku akan memikirkan tentang hal itu nanti.
“Kita telah sampai di ibukota, jadi mengapa kita tidak pergi untuk makan sesuatu?”
“Itu bagus. Aku ingin makan makanan dari negara ini.”
“.... Kalau tidak salah [Kare] adalah hidangan terkenal di sini.”
Kau ingin makan dengan kare, kah? Ada sebuah toko yang menjual itu, jadi mari kita lihat. Di sebuah papan, tertulis “Beef kare”, “Chicken kare”, dan “Pork kare”. Serta berbagai hal lainya. Huh, bau ini.......
Yumina memesan beef kare, Lindsey memesan chicken kare, dan aku memesan pork kare... (Untuk beberapa alasan Kohaku menolak untuk memakannya) dan akhirnya kare dibawakan ke meja tempat kami duduk. Warna, bau.... Setelah semuanya itu seperti bukan kare? Tidak ada nasi, sehingga tidak ada nasi kare.
“Um, kau tahu ini.....”
Mungkin pedas. Itulah yang ingin aku katakan, tapi kedua gadis itu terus memasukkannya ke dalam mulut mereka.
“”!?””
*Gata!* mereka berdiri dan menutup mulutnya, mata mereka mulai mengeluarkan air mata. Yah, karena itu memang pedas. Aku akan merasa senang jika itu agak manis. Dari penampilannya terlihat sangat pedas.
Kedua gadis itu menuangkan sebotol air dan mulai minum pada cangkir secepat yang mereka bisa. Sambil melihat kejadian itu, aku memakannya, dan itu cukup pedas. Aku sudah terbiasa memakan makanan ini, tapi bagi mereka itu adalah pertama kalinya yang memberikan dampak yang kuat.
“Rasanya mengerikan.....”
“Lidahku terbakar.....”
Apakah itu begitu pedas, sehingga mereka tidak bisa bicara dengan benar? Di belakang toko kare ada sebuah gerobak yang menjual jus buah untuk menghilangkan rasa pedas.
“Ini tidak begitu buruk jika sudah terbiasa.”
“Touya-san, kamu sudah makan kare sebelumnya?”
“Ah, aku makan sesuatu yang seperti ini”
Yumina masih berbicara dengan tidak jelas ketika dia bertanya. Lindsey meminum jus dengan es di dalamnya dan menikmati rasa yang menyegarkan sambil melihat ke sekeliling. Aku jadi teringat, sepertinya tidak ada banyak makanan pedas di dunia ini. Tempat-tempat seperti Belfast sepertinya menyukai makanan yang manis....? Sambil berpikir tentang itu, aku merasakan seseorang yang sedang mengawasi kami, dan melihat ke arah itu. Nn? Perasaan ini..... Itu sama seperti sebelumnya......
[Master, seseorang sedang mengawasi kita. mungkin orang-orang yang telah mengikuti kita sebelumnya?]
Kohaku berbicara kepada ku melalui telepati. Aku juga berpikir begitu.
[Mereka yang telah mengawasi kita di kota Langley....... Baiklah, aku akan pergi dan menyapanya. Apakah kau tahu di mana mereka?]
[Di atap bangunan tertinggi di sebelah kanan master]
Sementara memberikan kesan bahwa aku tidak sedang mencari di langit, di atas bangunan. Sepertinya ada dua orang di atap. Dan sepertinya agak jauh.
“Aku rasa untuk sementara aku harus pergi sendiri. [Reload] “
Aku telah mengisi Brunhild dengan peruru berlapis karet [Paralyze].
Mungkin akan mengejutkan untuk mereka melihat ku yang tiba-tiba melakukan [Reload], tapi aku akan menjelaskannya nanti.
[Kohaku lindungi mereka berdua]
[Tolong untuk hati-hati]
Baiklah, ayo pergi.
[Boost]
Aku menggunakan sihir untuk memperkuat tubuhku dan melompat. Sama seperti itu, aku melompat dari satu bangunan ke bangunan yang lainnya dan melompat ke bagian atas, dan akhirnya mencapai sekelompok orang misterius yang telah mengawasi kami dari atas.
“Yo”
“”!””
Kedua orang yang telah mengawasi kami terkejut dengan ucapan ku, pikirku. Aku bilang pikirku, karena aku tidak bisa melihat ekspresi mereka. Mereka mengenakan pakaian hitam yang sama, dan aku bisa melihat sedikit bahwa ada pakaian hitam juga di bawah jubah itu. Dan dibalik tudung itu mereka memakai topeng putih yang menyembunyikan wajah mereka. Ada pola aneh yang tergambar pada bagian topengnya. Aku pikir mereka berdua sama, tapi yang satu memiliki pola hexagon dan yang satunya lagi memiliki pola oval.
“Etto, kalian mengerti? Aku harap kalian akan mengatakan siapa kalian sebenarnya”
Tiba-tiba, orang dengan hexagon melemparkan tabung kecil dengan kaki mereka. Ini menciptakan sebuah cahaya yang menyilaukan.
Ketika mata ku pulih dari cahaya itu, tidak ada seorang pun di sana. Mereka melarikan diri? Tidak akan aku biarkan. Aku mengambil smartphone
dan mencari "Orang bertopeng yang mencurigakan”. Mereka di sana. Mereka berlari ke sebuah gang di sebelah utara. Aku masih bisa mengejar mereka.
[Accelarated Boost!]
Dengan sihir akselarasi super cepat, aku berlari disepanjang atap. Pemandangan berhembus dengan sangat cepat, dan sebelum aku menyadarinya, aku melihat punggung mereka berdua saat mereka berlari di gang, aku bisa menangkap mereka dari atap. Aku memutar dan melompat di depan mereka.
“”!?””
Yah, mereka bertopeng jadi aku pikir mereka terkejut. Namun orang yang memiliki pola hexagon langsung menyodorkan tangan mereka di atas dada mereka seperti sebelumnya, mencoba untuk mengambil tabung kecil. Otto, tidak akan aku biarkan!
Tanpa ragu-ragu, aku mengeluarkan brunhild pada orang bertopeng yang mencoba untuk mengambil tabung dan menarik pelatuknya. Orang bertopeng hexagon itu ambruk setelah tertembak, sepertinya mereka tidak memiliki [Paralyze]. Sementara aku melihat orang bertopeng hexagon terjatuh, orang yang betopeng oval melihat ku yang telah mengalahkan orang bertopeng hexagon, dan tidak menghilangkan kesempatan itu letusan lainnya dari pistol bergema lagi.
“Sekarang. Apa yang harus dilakukan.”
Aku menggunakan [Modeling] untuk membuat beberapa kawat dan mengikat mereka ke dinding gang. Sepertinya tidak apa-apa untuk membuka topeng mereka, tapi [Paralyze] hanya membuat mereka tidak bisa bergerak, tapi mereka tetap sadar. Ini akan menjadi gawat jika sesuatu seperti “Itu akan melanggar hukum keluarga untuk tetah hidup setelah wajah ku terlihat” atau “Kau sudah melihat wajah ku, jadi aku pasti akan membunuh mu”.
“Aku akan menghapus [Paralyze] sekarang, jadi tetaplah tenang, ok?”
Melihat ke matanya, aku berkonsentrasi pada sihir saat berbicara.
[Recovery]
Kedua orang bertopeng diselimuti oleh cahaya yang lembut. Dengan ini [Pralayze] seharusnya telah hilang. Sekarang, akan lebih baik jika mereka mengatakan sesuatu.
“Jadi, siapa kalian? Mengapa kalian terus mengawasi kami?”
“............”
Umumu, sepertinya mereka tetap diam, ya? Apakah mereka kesakitan karena kawat yang mengikat mereka? Orang yang bertopeng hexagon menggerakan tubuhnya. Tidak, mereka mungkin sedang mencoba untuk melarikan diri. Cahaya yang sebelumnya atau sesuatu yang seperti itu sepertinya akan merepotkan. Apakah mereka memiliki alat untuk mengatasi keadaan ini? Aku meletakan tangan ku di dada orang yang bertopeng hexagon.
“Hiyaa!?”
Orang yang bertopeng hexagon itu mengeluarkan suara yang menawan, *munyon* dan sebuah sensasi yang lembut terasa oleh tanganku. Setelah aku memahami apa itu, seluruh tubuh ku mengeluarkan keringat dingin.
“Ka-Kau... seorang perempuan!?”
Orang yang bertopeng hexagon itu memberikan anggukan kecil. Aku menarik tangan ku dengan cepat, tapi sensasi yang lembut masih terasa di tangan ku. Ini gawat. Aku rasa wajah ku memerah. Huh, tapi suara itu.... Sepertinya aku mengenalnya....?
Pada saat itu, topeng dengan pola hexagon terjatuh ke tanah. Dan terlihat wajah seorang wanita yang aku ketahui.
“Eh!? Lapis-san?”
Sementara wajahnya memerah, pembantu yang seharusnya berada di Ibukota Belfast, mengangguk lagi.

Isekai wa Smarthphone to Tomo ni Chapter 46 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 46 : Pembuatan Pistol dan Senjata Jenis Baru

Kemarin aku dengan sopan menolak Kepala Klan Fariy, Rin, yang memerintahkan “Jadilah murid ku”. Siapa yang ingin belajar kepada seorang guru iblis seperti mu? Aku tidak memiliki kecenderungan yang aneh. Dan dia terkejut untuk sementara waktu.
Pesta berakhir dengan baik dan kami kembali ke kamar kami, dan tidur di tempat tidur yang empuk. Meskipun tidak bisa tidur untuk beberapa saat, kami tertidur tanpa menyadarinya, dan pagi pun datang.
Sekarang, aku memiliki sesuatu yang ingin aku coba. Aku melihat beberapa situs dengan smartphone ku, tujuannya adalah untuk menggambar sesuatu dengan [Drawing] dan menyalinnya.
Setelah sarapan, aku pergi dengan membawa beberapa kertas bersama Kohaku dan pergi ke tempat Perdana Menteri, Graz-san.
Ketika menyatakan ingin pergi keluar, aku dipinjamkan medali untuk melewati gerbang istana. Pada saat itu, aku telah diminta untuk membuat beberapa salinan menggunakan [Drawing]. Rupanya Graz-san menginginkannya juga.
Dan kemudian aku pergi ke tempat Lyon-san dan menyerahkan Shougi. Ngomong-ngomong kota Leaflet sedang direvitalisasi oleh Shougi, aku harus bertanya padanya untuk memperlihatkan kebenarannya pada Alba-san.
“Ara, apakah kamu akan pergi keluar?”
Kami telah menyelesaikan urusan kami di istana, lalu saat kami menuju gerbang istana, tiba-tiba kami bertemu dengan Yumina dan Lindsey, yang telah sarapan. Sepertinya mereka keluar untuk berjalan-jalan pagi di halaman.
“Kami akan berbelanja di sekitar istana. Mau ikut?”
“Tentu.”
“.... Aku juga.”
Meskipun aku berpikir untuk mengajak Elsie dan Yae juga, tapi menurut Lindsey, mereka berdua sedang berlatih bersama kapten prajurit Misumido di arena..... Dan sepertinya tidak mungkin jika Beast King juga ikut berpartisipasi, kan?
Kami melewati gerbang dan masuk ke daerah di sekitar istana, mari kita lihat, e-to, hah?
“.... Di mana mereka menjual logam?”
“Logam, itu?”
“Un, barang-barang seperti tembaga atau besi, dan akan bagus juga jika mereka menjual batang logam.”
“Aku tidak yakin apa itu batang logam, tapi jika kau pergi ke
blacksmith, mereka mungkin akan menjualnya.”
Aku mengerti. Aku mencari blacksmith pada smartphone . Hanya ada beberapa? Mari kita pergi ke arah yang paling dekat. Pergi ke sebelah timur seperti yang ditunjukan pada peta, blacksmith ada di persimpangan jalan. *Kan kan*, suara pukulan palu dapat didengar dari dalam toko.
“Yo, selamat datang. Ingin menempa atau mempertajam?”
Aku berbicara dengan pegawai toko yang ada di hadapanku. Kami bertukar beberapa barang, aku menukarkan beberapa buku yang bersampul tipis untuk besi dan batang logam. Aku pergi ke toko perabotan dan membeli papan karet sol sepatu.
“Sekarang, tinggal bubuk mesiu......?”
Aku ragu-ragu untuk mencari “Bubuk mesiu”. Dan ternyata muncul. Toko perlatan alat sihir.... Ya, itu tidak seperti perlatan sihir. pokoknya, aku membeli 3 botol bubuk mesiu. Dengan ini aku telah selesai mengumpulkan semua bahan?
“.... Apa yang ingin kamu buat.....?”
Lindsey melihat barang-barang yang aku beli dan bertanya dengan wajahnya yang bingung.
“Sebuah senjata, aku akan mencoba dan membuatnya satu.”
“Sebuah senjata?”
Saat kedua gadis itu memiringkan kepalanya dengan bingung, aku membawa mereka ke sebuah gang, dan aku menggunakan [Gate] untuk kembali ke ruangan di istana. Aku membawa tanduk naga, dan menggunakan [Gate] lagi untuk pergi ke hutan dekat Ibukota Misumido. Jika di sini, maka orang-orang tidak akan menyadarinya. Aku menempatkan beberapa kertas dan mengatur batang logam pada kertas, sehingga kertas itu tidak akan terbang jauh.
“Baiklah, sekarang giliran tanduk naga.....Ah”
Sial. Aku tidak bisa menggunakannya seperti ini. Itu seharusnya dipotong agar ukurannya menjadi lebih kecil. Aku ingin tahu apakah ada sesuatu untuk memotongnya..... Maksuduku tidak ada alat yang dapat memotongnya di sini?
“Lindsey, maaf, tapi bisakah kau memotong ini dengan sihir?”
“Tentu”
Aku menentukan ukurannya agar sesuai dengan yang aku inginkan.
[Keluarlah Air, Mata pisau katana yang cerah dan dingin; Aqua Cutter]
Sebuah suara tiba-tiba bergema dengan sebuah cahaya dan tanduk naga pun terpotong. Ya, dengan adanya Lindsey di sini benar-benar sangat membantu. Bagian yang dipotong terlihat lebih ringan. Meskipun ringan, kekuatannya masih tidak diragukan, karena jauh lebih kuat dari besi.
Otto, tidak ada waktu untuk merasa kagum. Ayo kita mulai? Saat memainkan beberapa kumpulan kertas, setiap bagian dicatat satu per satu. Ini mungkin terlihat sedikit aneh, tapi semua bagian secara perlahan datang bersama-sama. Baiklah, mari kita lakukan.
[Modeling]
Secara perlahan tanduk mulai terbentuk. Laras, silinder, pegangan pemicu.... sedang dibuat, pada saat yang sama pegangan muncul, kemudian semuanya terakit sekaligus.
Setelah 10 menit, di tangan ku terdapat sebuah senjata dengan kilauan hitam, itu adalah sebuah
revolver. Aku sementara menggunakan model Remington sebagai referensi.
Karena aku ingin membuat yang semi-otomatis, aku mengubahnya dan membuatnya menjadi doble action . Aku juga mengubah silinder dan akhirnya menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda. Desainnya terlihat keren, jadi aku menggunakannya sebagai referensi. Menggenggam pistol, aku memastikan sensasinya. Un, tidak buruk. Rasanya sedikit ringan, tapi aku rasa tidak terlalu buruk.

Note :Revolver : Adalah sejenis senjata api, di mana peluru dimasukkan ke sebuah tabung yang berputar. Terbagi menjadi dua jenis, yaitu :
Single-Action : revolver dengan pelatuk (pelatuk yang memukul peluru sehingga meledak dan mendorong peluru keluar) yang harus ditarik ke arah belakang dengan ibu jari sebelum menembak, seperti revolver jenis colt. Silindernya pun harus diputar secara manual.
Double-Action : revolver dengan pelatuk yang bergerak secara otomatus bersamaan dengan ditekannya pelatuk (dan silindernya bergerak ke arah peluru selanjutnya secara otomatis sesudah peluru keluar).

“Selanjutnya adalah peluru.”
Aku menggunakan batang logam dan mesiu, dan membuat 50 peluru. Untuk saat ini, ini seharusnya cukup. Memuat 6 peluru ke dalam silinder...... Tapi sebelum itu.
[Enchant : Aport]
Aku memberikan sihir [Aport] pada pistol. Selanjutnya.....
[Program dimulai
/Gerakan : Pemiliki mengatakan [Reload]
/Aktivasi : Ketika menembakkan peluru dengan kecepatan tinggi.... [Aport] dalam radius satu meter peluru kosong yang keluar dari silinder, dan isi kembali dengan peluru yang baru
/Program berakhir]
Ok, ini bagus. Memuat setiap kali rasanya menyedihkan. Orang lain biasanya mengatakan akan lebih baik untuk membuatnya otomatis, tapi aku lebih suka seperti ini. Aku sekali lagi memuat peluru, mengarahkan pistol ke arah pohon yang berada di hadapan ku, dan menarik pelatuknya.
*Bang!* Suara meledak dan peluru diluncurkan. Oou, itu memiliki dampak yang lebih besar dari yang aku bayangkan. Peluru... terlihat seperti menghilang. Aku melanjutkan dengan peluru kedua dan ketiga, aku mulai berpikir bahwa akurasinya tidak terlalu tinggi. Bahkan tidak terbang lurus... Aku mengerti, aku tidak membuat sebuah rifling. Dalam laras ada sebuah alur spiral. Dengan ini akan memberikan peluru akurasi dan kestablian yang tepat, yang akan membuat peluru terbang lurus. Aku menggunakan [Modeling] dan membuat riffling tersebut. Setelah itu, mencobanya dan menembakan peluru lagi, kali ini terbang lurus. Setelah menembakan semua peluru, aku mengisinya kembali

Note : Rifling = alur spiral pada bagian laras dam senjata api, berfungsi untuk meningkatkan akurasi dan kestabilan pada peluru.
[Reload]

Dengan kata-kata ku, 6 peluru kosong jatuh ke tanah, dan kemudian 6 peluru menghilang dan dimuat ke dalam silinder lagi. aku menarik pelatuk dan peluru diluncurkan. Un, tidak ada masalah.
“Apakah kamu menyelesaikannya?”
“Un, ya. Ini disebut [Pistol]. Ini digunakan untuk pertempuran jarak jauh. Ini dapat digunakan dengan satu tangan dan lebih kuat dari busur dan anak panah.
“.... Itu sangat hebat. Ini seperti meriam mini....”
Lindsey bergumam sambil melihat pistol yang aku genggam pada tangan ku. Yah, itu mungkin terlihat seperti meriam dari dunia ini. jujur, seorang penyihir yang menggunakan [Explosion] cukup banyak dalam kelompok, jadi itu tidak akan terlalu digunakan.
“Pistol telah selesai, tapi aku masih memiliki sesuatu yang ingin aku coba”
Sementara berkata begitu, aku melepaskan semua peluru dari silinder dan meninggalkannya satu di tangan ku.
[Enchant : Explosion]
Aku memberikan peluru sihir [Explosion]
[Program dimulai
/Gerakan : Saat bagian ujung dari peluru yang diluncurkan bertubrukan
/Aktivasi : [Explosion] diaktifkan pada pusat peluru
/Program berakhir]
Aku memuat peluru yang telah diberi sihir itu ke silinder, dan mengarahkannya pada pohon yang telah digunakan untuk latihan. *Dogooon!* ledakan berderu, dan pohon yang telah ditembak hancur. [Explosion] sepertinya bekerja dengan baik.
“Na.....!”
“Hawawa......”
Lindsey dan Yumina lutunya melemah dan jatuh ke bawah. Baiklah, dengan ini aku bisa menggunakan sihir serangan tak terbatas. Menggunakan [Enchat] dan [Program] pada setiap peluru sepertinya menyedihkan. Ya, itu mungkin untuk melakukan semuanya sekaligus, jadi aku benar-benar tidak terlalu mengkhawatirkannya.
Menggunakan peluru berlapis karet dengan [Paralyze] untuk menyerang musuh tanpa membunuh mereka. Tidak ada senjata lain yang lebih nyaman daripada ini. (yah jika pihak lain memiliki [Paralyze], maka itu sepertinya tidak akan bekerja)
Mengabaikan persyaratan atribut dan dapat menggunakan sihir apapun adalah kekuatan utama. Bahkan Yumina yang tidak memiliki atribut api bisa menggunakan [Explosion].
“Touya-san bisakah kamu membuatkan ku salah satu yang seperti itu juga?”
“.... Aku juga ingin satu ~ desu”
“Eh?”
Ketika Yumina dan Lindsey meminta, aku memikirkannya. Untuk mereka berdua yang telah melihat senjata itu, bisa dimengerti bahwa mereka ingin senjata semacam ini, tapi aku khawatir tentang itu, karena terlalu berbahaya. Untuk pemula, Yumina mengatasi bahaya menggunakan sesuatu seperti busur dan Lindsey dapat memotong sayap naga, itu semua memang kenyatannya. Ya, untuk saat ini aku hanya akan memberi mereka peluru berlapis karet dengan [Paralyze].
“Baiklah, untuk saat ini pilihlah desain yang kalian inginkan”
Memikirkan gambaran dari berbagai jenis senjata, dan aku menggunakan [Drawing] untuk memperlihatkannya. Mereka berdua melihatnya, dan tak lama kemudian, Yumina memilih M1860 colt-army, dan Lindsey memilih S7W M36, itu adalah laras berjenis S&W.
Dibandingkan dengan Lindsey, untuk Yumina mungkin itu agak terlalu besar untuk tangan seorang gadis, pikirku. Tapi aku akan melakukan sesuatu dengan desainnya. Bagian dalamnya tidak berbeda dengan ku. Seperti kaliber. Itu secara relatif dibuat seperti itu..... Hanya untuk membuat peluru terbang, kau juga bisa memiliki peluru pistol perak.... Yah, tidak ada alasan untuk menjadi begitu terobsesi, kan? Mereka hanya ingin menembakkan pistol.
Selanjutnya tanduk naga dipotong mejadi senjata untuk mereka berdua, dan kemudian menyerahkannya kepada mereka. Sementara itu, aku melakukan [Program] agar mereka dapat menggunakannya. Aku membuat sekitar 100 peluru berlapis karet yang tidak di berikan sihir, dan menyerahkan peluru kepada masing-masing dari mereka, dan kemudian mereka segera mulai menembaknya untuk merasakan sensasinya.
Karena tanduk naga itu lebih ringan dari pistol pada normalnya, jadi itu akan mudah digunakan oleh mereka. Sekarang, inilah yang sebenarnya. Pistol hanyalah bagian dasar dari senjata utama ku.
[Modeling]
Bagian dari tanduk naga dipotong sekali lagi, dan berubah menjadi bentuk pistol. Namun, meskipun terlihat sama, yang satu ini digunakan untuk tujuan yang berbeda. Ada sebuah pisau yang memanjang dari bawah moncong pistol dan di depan pemicunya. Genggamannya sedikit membentuk sebuah lengkungan. Ini lebih terlihat seperti dagger dibandingkan dengan pistol. Pistol dan pisau yang digabungkan. Pisau sekitar 30 cm dan terlihat agak tebal. Itu dibuat agar menjadi cukup berat.
[Program dimulai
/Gerakan : Pemilik menyatakan kondisi [Blade Mode] - [Gun Mode]
/Aktivasi : Menggunakan [Modeling], bagian pisau berubah antara dagger dan long-sword dengan perubahan bentuk yang sangat cepat
/Program berakhir]
Selain itu, aku menggunakan [Program] untuk menambahkan fungsi isi ulang peluru seperti sebelumnya. Aku mengisi peluru dan menarik pelatuknya. Peluru menghancurkan cabang pohon diikuti dengan letusan dari pistol. Bagus, sepertinya tidak ada masalah pada fungsi pistolnya.
[Blade Mode]
Bereaksi terhadap perintah ku, pisau yang berukuran 30 cm secara langsung berubah menjadi sebuah pedang yang berukuran 80 cm. Pisau itu menipis sekitar 2/3, pisau itu menebal untuk memungkinkan perluasan, dan itu sama sekali tidak terasa berat.
[Gun Mode]
Pisau kembali ke bentuk pendeknya. Bagus, fungsi transformasinya sepertinya bekerja dengan baik.
“Itu sangat hebat, pedangnya bisa menjadi senjata juga?”
“Berbeda dengan Elsie dan Yae yang merupakan penyerang bagian depan, dan kau yang menjadi bagian belakang, aku pikir lebih baik jika aku bisa melakukan keduanya.”
Aku menjawab pertanyaan dari Yumina. Selain itu, selama pertarungan dengan Beast King, ada waktu di mana aku tidak bisa menggunakan sihir, jadi aku pikir aku harus menemukan cara untuk mengatasinya, dan itulah yang aku pikirkan.
“.... Dan, apa nama dari senjata itu?”
“Itu benar...... Bagaimana kalau [Brunhild] ?”
Aku menjawab sambil terseyum kecut mendengar pertanyaan Lindsey. Dibandingkan dengan senjata legendaris seperti [Excalibur] atau [Barumunk], aku lebih suka nama senjata terkuat dari game retro kesukaanku. Game itu benar-benar menyenangkan.
Dengan senjata baru yang telah aku dapatkan, Brunhild, mengingatkan ku pada dunia fantasi yang aku dambakan saat masih kecil, aku sekarang menggunakan pedang itu dan merasakan perasaan yang baru dalam hidupku yang bermasalah ini.

Jumat, 23 Februari 2018

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 45 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 45 : Polaroid dan Fairy Master

Setelah mencapai suara di pintu masuk aula, ada Beast King dan Olga-san serta Yumina dan gadis-gadis yang lainnya. Olga-san mengenakan gaun pesta yang indah dari kerajaan Belfast, Yumina dan yang lainnya mengenakan Sari India yang terlihat seperti gaun. Elsie berwarna merah, Lindsey berwarna biru, Yae berwarna ungu, dan Yumina berwarna merah muda, dan meskipun masing-masing warnanya berbeda, mereka semua terlihat cocok. Kohaku mengikuti dari samping mereka.


 Note : Sari = jenis kain yang dipakai wanita di negera India, Bangladesh, Nepal , dan Sri Lanka

“Oo, Touya-dono. Bukankah mereka terlihat sangat cocok? Ini tidak akan aneh untuk mengatakan mereka seperti bangsawan Misumido, kau tahu?”
“Ya, saya mengerti......”
Beast King mengutarakan dengan luas sambil melihat ku. Aku ingin tahu apa itu, tapi sepertinya tidak dimaksudkan untuk membuat ku malu. Dan menuju Olga-san, mengenakan gaun, mata Lyon-san telah tercuri. Arara? Rambut Olga-san memiliki beberapa hiasan rambut yang berkilauan. Houhou, ini mungkin sebuah pertanda harapan?
“Itu sangat cocok dengan mu, Touya-san. Itu terlihat sangat bagus.”
“Un, sempurna bukan?”
“.... Memiliki pesona tersendiri”
“Itu keren, Touya-dono”
Semuanya menatap ku dan memuji ku. Kalian membuat ku malu.
“Kalian semua juga terlihat sangat bagus. Ah, bolehkak aku mengambil gambar?”
Aku mengambil smartphone dan membuka aplikasi kamera. Aku menekan tombol shutter untuk mengambil gambar. Meskipun itu tidak istimewa bagi kami, semua orang terkejut dengan sebuah cahaya yang muncul, prajurit Misumido, yang sedang bersandar di dinding, meletakkan tangan mereka pada pedang mereka. Sial, sepertinya cahayanya tidak bagus, bukan?
“Apa itu tadi?”
Beast King mleihat smartphone yang ada di tanganku. Aku mungkin harus memberikan sebuah alasan.
“Maaf, ini adalah sihir non-atribut saya. Ini bisa merekam dan menyimpan gambar dari suatu kejadian.”
“? Aku tidak benar-benar mengerti.......”
Aku menunjukkan pada Beast King gambar yang baru saja aku ambil. Ada 4 perempuan yang di tampilkan.
“Hou! Sihir yang bisa menggambar dengan seketika? Aku pernah mendengar ada seorang penyihir yang tinggal di Kekaisaran Rifurisu. Apakah kau bisa mengeluarkannya”
Hee, Kekaisaran memiliki seseorang yang bisa menggunakan jenis sihir yang sama? ternyata aku tidak perlu repot-repot untuk menjelaskannya.
“Saya bisa, jika ada beberapa kertas untuk menyalinnya”
Beast King membawa beberapa kertas, dan sambil melihat gambar, aku mengaktfikan sihir [Drawing] dan menyalinnya. Lalu, dengan segera ke 4 gadis muncul di atas kertas. Itu seperti foto hitam-putih yang kuno.
“Oo! Itu luar biasa! Touya-dono, bisakah kau menggambar ku juga?”
“Ya, tentu saja.”
Jika orang itu sendiri di sini, mungkin bisa menggunakan [Drawing] tanpa kamera. Foto dari Beast King dengan pose yang mencolok? Dia benar-benar senang. Tapi, itu mulai membuat keributan. Tak lama kemudian, Alba-san ingin foto keluarganya dan kemudian aku diserang oleh “Aku juga”. Satu demi satu dan akhirnya terjebak dalam membuat foto.
Karena masing-masing bagian membutuhkan waktu 10 detik, itu tidak masalah, tapi ada banyak persoalan yang sulit untuk memutuskan pose, dan akhirnya mengambil waktu yang lama. Aku telah menjadi Kamera Polaroid yang hidup. Jujur saja, itu melelahkan.
Melemparkan dirinya ke dalam kekacauan, Lyon-san bertanya apakah dia bisa mendapatkan gambar berduaan dengan Olga-san. Tentu saja aku akan menyalinkannya. Tapi itu lebih seperti sebuah klub cetak daripada Polaroid.
Setelah menyelesaikan semua permintaan, aku keluar dari aula untuk beristirahat. Aku membenamkan diri ku di sofa. Dibandingkan dengan aula, di sini begitu tenang. Sambil menatap ke bagian yang kosong di koridor, sesuatu yang aneh melintas di bagian depan koridor.
“Eh?”
Sebuah suara yang aneh dengan tidak sengaja keluar. Dari jauh, di bawah koridor terdapat sebuah jejak kaki. Ukurannya sekitar 50cm? Itu terlihat seperti boneka beruang.... Tapi mengapa boneka binatang berjalan menyusuri koridor?...... Aku ingin tahu apakah itu hanya karena aku lelah. Dan, beruang berhenti berjalan di depanku, sial, mata kami saling bertemu.
Ji...........
Ji..............
Ji...................
Ji...............................
Sesuatu seperti ini pernah terjadi sebelumnya, situasi ini. N? Itu melambaikan tangan dan memanggil ku..... Ikuti aku, terlihat berkata seperti itu? Apa yang harus aku lakukan....? aku memutuskan untuk mengikutinya. Jika terlihat berbahaya, aku akan menggunakan [Accel] dan lari dengan sekuat tenaga.
Aku mengikuti boneka beruang itu sampai kita tiba di sebuah ruangan. Beruang itu tidak dapat mencapai gagang pintu. Sambil melompat, boneka beruang itu dengan tangkas menggapai gagang pintu dan membuka pintunya. Sekali lagi memberikan isyarat kepada ku untuk masuk ke dalam. Masuk ke dalam, ya? Cahaya bulan mengalir melalui jendela ke ruangan yang terlihat tidak baik. Itu adalah ruangan yang luas dengan perabotan yang disusun dengan rapi.
Aku mendengar suara yang tak terduga dan melihat ke sekeliling dengan heran. Kemudian, di depan jendela, ada seorang gadis yang sedang duduk di sofa merah, sendirian. Dia terlihat seumuran dengan Yumina dan Alma? Dia memiliki ekor yang kembar dan matanya yang berwarna emas dengan rambutnya yang berwarna putih. Dia mengenakan sepatu hitam dan gaun hitam yang berjumbai, dan dia tidak memiliki apapun kecuali pakaian Goth Loli dari kepala sampai kaki. Biasanya aku akan memperhatikan itu, namun aku lebih tertarik pada sesuatu yang ada di punggungnya. Mereka berkilauan di bawah sinar bulan, tipis, bulu yang tembus pandang. Bukan sayap burung atau kupu-kupu, mereka diperluas dari bagian belakang. mungkinkah dia dari klan fairy?
“Dan, kau siapa?”
“Ah, aku Touya. Mochizuki Touya. Touya adalah nama pertama ku”
“Apakah kau dari Ishen?”
Sudah cukup dengan pertanyaan itu. Meskipun aku berkata begitu, karena terlihat seperti itu, aku tidak bisa mengatakan apa-apa.
“Aku mengerti, kau datang ke pesta hari ini, yang dikatakan sebagai pembunuh naga?”
“Membunuh naga..... Yah, dan kau siapa?”
“Ara, aku minta maaf. Maaf karena belum memperkenalkan diri. Aku Kepala Klan Fairy, Rin. Dan dia adalah Pola.”
Kepala Klan Fairy!? Gadis ini!? Dia menatapku, dan tertawa lembut.
“Meskipun aku terlihat seperti ini, aku sudah hidup lama, kau tahu? Klan Fairy mempunyai umur yang panjang”
“Kau lebih tua!? Maksud ku berapa usia mu?.....”
Untuk sesaat, aku khawatir apakah itu sopan untuk menanyakan usia seorang wanita, tapi Rin sepertinya tidak khawatir tentang itu, dan memberikan beberapa pemikiran.
“Berapa yah...? Aku cukup yakin bahwa itu lebih dari 600”
“600!?”
“Merepotkan, jadi anggap saja 612”
Ya, meski kau berkata begitu...... Gadis di depan ku ini berusia 600 tahun lebih..... Tidak, sudahlah, lagian ini adalah dunia yang berbeda. Jika itu adalah usianya, maka bisa dipahami bahwa dia bisa menjadi Kepala Klan Fairy.
“Apakah peri pertumbuhannya lambat?”
“...... Tidak. Ketika peri mencapai usia tertentu, mereka berhenti tumbuh. Sama seperti manusia normal, mereka berhenti tumbuh antara akhir masa remaja atau sekitar umur 20 tahun, tapi dalam kasus ku, aku berhenti tumbuh lebih awal.”
Dia mengerutkan bibirnya yang menandakan ketidakpuasannya. Rupanya dia tidak senang dengan tubuhnya. Dia tidak benar-benar terlihat jauh berbeda dengan Yumina. Untuk menghibur Rin, Pola menepuk kepalanya.
“Ngomong – ngomong, tentang Pola.... Apakah mungkin itu binatang panggilan.”
“Tidak. Ini adalah 100% asli boneka beruang. Hanya saja, dengan kekuatan sihir non-atribut ku [Program], dia bisa bergerak.”
“Program?”
Program, seperti dalam komputer? Mungkinkah beruang itu, adalah robot?
“Sihir non-atribut [Program] adalah sihir yang dapat menanamkan suatu kumpulan instruksi ke dalam objek anorganik. Sebagai contoh........”
*Tatata*, dan dia menarik kursi yang telah ditinggalkan di dalam ruangannya, di depanku. Rin memegang tangannya, sihir sedang terkonsentrasi dan lingkaran sihir muncul di bawah kursi.
[Program dimulai
/Gerakan : bergerak maju 2 meter
/Aktivasi : ketika seseorang duduk
/Program berakhir]
Lingkaran sihir menghilang di bawah kursi. Kemudian Rin duduk di kursi, dan kemudian boneka beruang perlahan-lahan berjalan ke depan dan berhenti setelah sekitar 2 meter.
“Aku lupa untuk mengatur kecepatannya. Yah, dengan melakukan hal ini, kau dapat menanamkan sebuah sihir.”
Aku mengerti. Tentu saja, kau tidak bisa mengatakan bahwa itu bukan [Program]. Kau tidak bisa menginputkan data. Namun, kau bisa mengotomatisasi objek? Bukankah ini sangat berguna!?
“Jika kau memerintahkan Pola untuk “Terbang”. Apakah kau bisa menanamkan intruksi itu?”
“Itu tidak mungkin. Dia tidak mempunyai kekuatan semacam itu. [Program] hanya bisa menanamkan perintah sederhana. Tapi, jika itu burung, maka bisa dibuat agar terbang.”
Aku mengerti, aku mengerti. Jadi ada batasannya. Meski begitu, itu sangat berguna.
“Aku akan mencobanya”
“Eh?”
Sihir terkonsentrasi di kursi. Sebuah formasi sihir muncul di lantai, [Program] persiapan telah selesai.
[Program dimulai
/Gerakan : 5 meter, dengan kecepatan ketika seseorang berjalan mundur
/Aktivasi : ketika seseorang duduk
/Program berakhir]
Setelah lingkaran sihir menghilang, aku duduk untuk mencobanya. Kemudian, mundur sekitar 5 meter dengan kecepatan yang agak cepat. Ya, aku bisa menggunakannya.
“Kau..... Apa yang kau lakukan?”
Mata Rin bergemercik dan menatapku.
“Apa maksud mu.... [Program] ?”
“Mengapa kau bertanya lagi....? Maksud ku, kau juga bisa menggunakan [Program] ?”
“Um, yah seperti itu lah”
Rin melemparkan pandangan yang meragukan kepada ku.
Ji.........
Ji...............
Ji.....................
Ji..........................
..... Ini adalah hal yang sama yang terjadi dengan Pola. Apakah hewan yang terlihat seperti peliharaan itu terlihat seperti pemiliknya? ...... Atau sesuatu yang lain? Setelah beberapa saat, dia menghembuskan napas dan menyilangkan lengannya.
“Aku memiliki banyak pertanyaan untuk mu, tapi aku akan berhenti untuk saat ini...... Ada manusia yang menarik seperti Pola, dibawa ke sini dan membuat sebuah program, itu pasti akan menjadi sesuatu yang menarik. Tidak, mungkin Charlotte belum menemukan sesuatu yang seperti ini“
“Charlotte?”
Aku bereaksi terhadap nama yang aku kenali. Mungkinkah yang kau maksud itu adalah Charlotte-san?
“Satu-saunya murid ku. Kalau tidak salah, dia melayani Kerajaan Belfast sebagai penyihir kerajaan.”
Ternyata benar. Tunggu..... Itu berarti.....
“Ah! Orang yang seperti iblis dengan pelatihan dari neraka yang memaksa menggunakan sihir sampai dia pingsan, memulihkan sihirnya dengan paksa, dan kemudian memaksanya untuk menggunakan sihir sampai dia pingsan lagi!?”
“A#!”
Menakutkan, menakutkan. Berhenti menatap ku begitu banyak. Aku tidak bermaksud untuk mengatakannya. Maafkan aku. Aku sungguh menyesal.
“...... Yah, itu tidak apa-apa. Aku akan mengalahkan Charlotte suatu hari nanti. Touya, kau sangat berbakat dalam sihir. Atribut apa yang dapat kau gunakan selain non-atribut?”
“Semuanya”
“....... Aku tidak akan terkejut lagi”
Untuk sementara Rin berpikir sambil medesah dan perlahan mengalihkan mata emasnya ke arahku, lalu membuka telapak tangannya dan menepukannya secara bersamaan.
“..... Aku sudah memutuskan. Kau, akan menjadi murid ku.”
“Ha?”

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 44 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 44 : Sihir Akselerasi dan Pesta

Secara langsung pertandingan dimulai, Beast King menyeruduk ke arahku. Agar tidak tertangkap, aku harus memutar tubuhku dan melemparkannya ke sisi. Aku sesaat melompat ke belakang dan kemudian adalah giliranku.
[Keluarlah cahaya ~ Tombak suci yang bersinar—..]
“Lambat”
Beast King maju ke depan seperti peluru dengan perisainya dan menghancurkan sikap ku. Ku, pelafalan telah dihentikan? Aku memukul pedang kayu tanpa menahan diri dan meningkatkan jarak sekali lagi.
Namun, langkah ku telah terbaca dan dia mlanjutkannya dengan sebuah pukulan yang menusuk. Baru saja aku berpikir bahwa aku telah menghindari pukulan ke arah dada, dan serangan berikutnya datang ke leher ku. Serangan dua-tahap!? Aku memutar leherku untuk menghindar, ujung pedang kayu mengenai telingaku. Berbahaya! Ini tidak bagus jika aku kalah, aku harus menyerang!
[Multiple]
Lingkaran sihir kecil muncul di tanah, di bahwa kakiku, satu demi satu.
“Mu!?”
Karena lingkaran sihir muncul tiba-tiba, Beast King terhenti. Ya, tentu saja dia akan berhenti. Tapi ini hanya gertakan untuk memperlambat seseorang, tipuan.
[Boost!]
Menggunakan sihir untuk memperkuat tubuh, aku mendekati Beast King dengan lompatan ledakan dari kaki ku! Baiklah, aku mendapatkannya! Aku bisa memenangkannya.
[Accel]
Sesaat setelah Beast King bergumam kata tersebut, dia menghilang dari pandanganku, dan pedang hanya memotong ruang kosong di mana dia berdiri.
“Na...........!?”
Aku dengan cepat merasa sebuah kehadiran di belakangku, dan secara refleks aku jongkok, kemdian Beast King mengayunkan pedang kayu ke arah di mana kepalaku berada. Aku berguling dari tempat itu, lalu beridiri lagi dengan tegak. Apa itu barusan!?
“Kau menghindarinya!? Kau hebat juga, Touya-dono”
“Yang barusan..... Apakah itu adalah sihir non-atribut?”
“Benar. Itu adalah sihir non-atribut ku [Accel]”
Aku rasa begitu. Sihir akselerasi, ya? Tiba-tiba aku kehilangan dia. Itu terjadi sangat cepat sehingga untuk sesat, aku tidak mengerti apa yang telah terjadi.
“Sihir jenis apa itu?”
“Oh, itu hanya meningkatkan kecepatan pada tubuh, semuanya. Ketika kau menggerakan tubuh mu, kau bergerak melalui penghalang sihir, tapi menggunakan jumlah yang bodoh pada sihir sehingga tidak dapat digunakan berkali-kali. Kecepatan itu adalah sesuatu yang manusia normal tidak bisa ikuti, kau melakukannya dengan baik dalam menghindarinya.”
Sepertinya itu adalah murni sihir akselerasi. Aku ingin tahu apakah itu menciptakan penghalang sihir untuk melindungi tubuh dari efek peningkatan kecepatan secera tiba-tiba.
“Saya mengerti, Saya mengerti. Itu adalah sihir yang bagus”
“Tidak juga?”
“Jadi, dengan senang hati saya akan menggunakannya juga [Accel]”
Sihir akselerasi diaktifkan. Pada saat berikutnya, aku pindah ke samping Beast King dan mengayunkan pedang kayu ke sampingnya, tapi aku terkejut bahwa aku meleset mengenai sasaran pada target yang aku maksudkan.
Huh? Apakah aku meleset? Aku berniat untuk menyerang tubuhnya, tapi akhirnya memukul bagian samping Beast King. Ini cukup sulit untuk menanganinya jika kau tidak menggunakan dengan baik. meskipun aku telah bertujuan untuk bergerak, tapi sebenarnya itu hanya bergerak sedikit.
“Na.....! Kau, barusan...!”
“Itu sulit dipercaya. Tapi selanjutnya saya akan memukul anda.”
Aku mendekati Beast King dengan kecepatan yang tinggi. Dia juga menggunakan [Accel] dan kami dengan kuat bertukar pukulan sambil mempercepat, menghindari, melompat ke belakang dan membentur satu sama lain lagi. Pertukaran pukulan yang secepat kilat, pedang memukul satu sama lain berulang kali. Aku secara bertahap menyesuaikan kecepatannya. Apakah proses berpikir juga meningkat.
Untuk para petarung bergerak pada kecepatan yang sama, itu sama dengan pertarungan yang normal, untuk orang normal akan sulit untuk melihatnya. Selain itu, aku memiliki cara yang dapat menggandakan kecepatan lebih jau lagi. dari [Accel] ke....
[Boost!!]
Don! Dan kecepatan meningkat satu langkah lebih jauh. Dengan sihir akselerasi, kaki diperkuat. Kecepatannya sangat cepat yang mungkin tidak bisa dilihat oleh mata normal. Namun dengan seketika [Accel] kecepatannya jauh melebihi dari [Accel] yang normal.
“Na!?”
Pada saat berikutnya, aku bergerak ke belakang Beast King dan menekankan pedang kayu dekat dengan lehernya.
“skakmate”
“..... Aku tidak tahu arti kata itu, tapi sepertinya aku kalah.”
Dengan kedua lengannya yang diangkat, dan Beast King mengakui kekalahannya. Setelah wasit melihatnya, wasit mengangkat tangan kanannya.
“Pemenangnya, Mochizuki Touya-dono!”
Pada suara wasit, tepuk tangan meledak dari arena secara serempak. Jujur, aku piki akan ada ejek dengan kalahnya raja negeri ini, tapi sepertinya itu hanya ketakutan dari khayalan ku saja.
“Bagimu untuk bisa menggunakan [Accel] juga. Entah bagaimana aku memiliki kepercayaan yang penuh dalam kemampuan sihir ku sendiri dan menjadi sombong. Itu sangat penting untuk diingat.”
“Tidak, ya, hahaha.”
Aku menipunya dengan tertawa. Sihir non-atribut adalah sihir individu. Sehingga hampir tidak bisa dibayangkan bahwa Beast King akan datang melawan seseorang dengan kemampuan yang sama. Itu tidak dapat membantu bahwa Beast King agak waspada. Bahkan saat ini itu bisa dianggap melanggar peraturan.
Tapi aku tida bisa memanfaatkan ke-enam sihir atribut lainnya. Dia terus mengganggu saat aku melafalkan mantra, jadi aku tidak dapat menggunakan salah satu dari mereka. Biasanya penyihir berada di belakang prajurit, sehingga tidak ada yang mengganggu saat mengaktifkan mantra.

Malam itu Istana Kerajaan mengadakan pesta. Ada orang-orang seperti negarawan Misumido, para bangsawan, para pedagang, dan orang-orang yang lainnya yang datang untuk mengucapkan selamat atas kembalinya Olga-san dan sebagai ucapan selamat datang kepada Putri Belfast. Itu tidak seperti pesta yang benar, tidak perlu untuk memakai pakaian yang formal, tapi karena itu adalah acara yang khusus, mereka memakai pakaian yang bagus.
Rompi hitam dengan bagian bawahnya yang putih. Aku punya jubah putih panjang dan sabuk biru tua yang mengikat tubuhku. Aku bahkan mengenakan serban, bayangkan saja penampilan seperti dalam cerita aladdin. Aula di penuhi dengan berbagai jenis orang, dan aku menikmati berbicara dengan semua orang, dan juga makanannya sangat enak.
“Hei, Touya-dono. Pakaiaan itu cocok dengan mu.”
Dengan sampanye di tangannya, Lyon-san mendekatiku. Karena beberapa baron (gelar bangsawan) pada umumnya berada di rumah ku, aku kira aku sudah menjadi terbiasa dengan ini.
“Maksudku, lebih baik jika aku mengenakan sesuatu seperti Lyon-san?”
Apakah pakaian itu cocok atau tidak dengan ku, itu adalah hal yang berbeda. Yah, jika aku mengenakan baju yang sama seperti Lyon-san maka itu akan membuatku merasa sederhana, Untuk dibandingkan dengan orang tampan, itu akan melukai hati ku.
“Dan, umm, di mana Olga-dono?”
“Aku belum melihatnya.....”
Lyon-san berpura-pura bersikap biasa. Ngomong-ngomong, dia menjadi tamu kehormatan, tapi masih belum muncul. Apakah kau masih belum datang? Aku memberikan kestaria kegelisahan, yang sedang mencari ke sekitar aula, tersenyum kecut.
“Touya-san.”
Bersamaan dengan sebuah suara, rubah kecil tiba-tiba muncul dan memegang pinggangku dengan telinganya yang berkedut.
“Apakah kau Alma?”
Aku mengelus kepala gadis rubah yang mengenakan gaun yang indah. Tepat di belakang Alma berdiri seseorang, pria yang berseri-seri dengan kumis putih. Telinga yang berdiri di atas kepalanya dan memiliki beberapa campuran abu-abu serta memiliki ekor besar yang panjang. Ah, mungkinkah itu....
“Senang bertemu dengan mu, aku ayah Alma, Alba.”
Seperti yang ku duga. Ayah Alama mengulurkan tangannya dan meraih tanganku sambil melihat anaknya. Hal yang menunjukkan umurnya adalah telinga dan usianya, ya?
“Senang bertemu denganmu, aku Mochizuki Touya. Touya adalah nama pertama ku dan Mozhizuki adalah nama keluarga ku”
“Kau lahir dari Ishen?”
Sudah lama sejak aku mendengar kata-kata itu.
“S-Saya Lyon Brits dari sqhuad pertama kesatria Belfast”
Dia menggigit lidahnya. Sementara terlihat sedikit tegang, dia berjabat tangan dengan Alba-san. Yah, melihat bahwa itu adalah ayah Alma, itu berarti ayah Olga-san juga, tidak sulit untuk memahaminya.
“Terima kasih karena telah menjaga putri ku”
“T-Tidak, itu memang sudah menjadi tugas saya!”
Dia menggigit lidahnya lagi. Sepertinya dia terlalu tegang, bukan? Aku mungkin akan mengirimkan dia life raft , tapi aku akan berbicara pada Alba-san?

Note : Life Raft adalah perlengkanapan keselamatan pada kapal laut

“Apa yang Alba-san lakukan?”
“Aku bekerja sebagai pedagang. Aku mengisi persediaan berbagai barang yang bagus dari Belfast.”
Seorang pedagang? Sepertinya dia menerima perlakuan yang baik.
“Baru saja aku berhasil mendapatkan sesuatu yang disebut [Shogi] dan aku pikir itu akan terjual dengan baik di sini. Bahkan dikatakan bahwa Yang Mulia Raja Belfast sangat menyukainya.”
Sejak kapan menjadi seperti ini? Sepertinya Olga-san telah menulis tentang hal itu dalam surat dan mengakibatkan ketertarikan yang besar.
“Jika itu Shogi, maka aku memiliki satu set lagi yang bisa aku berikan”
“Oh benarkah!? Aku akan sangat menerimanya, aku ingin melihat yang nyata setidaknya sekali.”
Kalau tidak salah, aku meninggalkannya di kereta kuda.
“Baiklah, aku akan mengirimkannya besok. Tapi aku punya beberapa urusan yang harus dihadiri, Lyon-san, bisakah kau mengirimkannya ke rumah Alba-san? Olga-san tahu aturan mainnya jadi kau dapat belajar darinya.”
“Eh!? Aku!?”
Lyon-san tiba-tiba mulai gemetaran dan menjadi bingung.
“Ayah Lyon-san adalah Jenderal yang sangat dipercaya oleh Yang Mulia Raja. Dia akan menjadi lawan Shogi yang baik.”
“Hou, Jenderal Lyon!? Yah, silahkan datanglah ke rumah kami dan mari mengobrol dengan kami.”
Alba-san menunjukkan senyum yang berseri-seri saat dia berbicara kepada Lyon-san. Mungkin sebagai calon suami bagi putrinya tidak boleh ada masalah dengan hubungan keluarganya. Akan lebih baik jika Alba-san melihat dia sebagai pemuda yang menguntungkan. Yah, meskipun pernikahan itu sebenarnya tergantung pada perasaan ke dua orang, itu mungkin hanya dilihat sebagai campur tangan yang tidak diinginkan.
“Ha! Kalau begitu, saya sangat menantikannya!”
Lyon-san berdiri dengan tegak. Dia kaku seperti biasa. Tidak akan apa-apa, bukan? Sementara khawatir tentang kesatria yang berdiri di samping ku, tiba-tiba ada sebuah keributan di aula. Apa sesuatu telah terjadi?

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 43 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 43 : Ibukota Misumido dan Bertanding dengan Beast King

“Haa—.... Jadi seperti ini—.......”
Kami telah sampai di ibukota Bellju, begitu aku melihat istana putih, aku secara tidak sadar berkata seperti itu. Sepertinya itu terlihat seperti Taj Mahal dari India. Itu adalah kuburan besar yang dibangun oleh kaisar yang benar-benar terbuat dari marmer. [Istana Mahkota] itulah maksud dari bangunan putih itu.
Yah, itu memang terasa sama, tapi ada beberapa bagian yang sangat berbeda. Dibandingkan dengan jalan dan benteng bebatuan, istana putih benar-benar terlihat memikat. Itu sesuatu seperti gabungan istana dari India dengan dunia Arabian Nights (Seperti Aladdin).
Bila dibandingkan dengan jalan di Belfast, jalan-jalan di sini tidak begitu dibuat untuk kereta kuda. Meski begitu, masih tidak kalah dengan kegiatan dari masyarakatnya. Berbagai ras terlihat datang dan pergi, melakukan kegiatan dengan semangat. Ada banyak budaya tercampur yang menunjukkan sebuah kemajuan. Ini bisa dianggap sebagai wajah dari ibukota.
Kami mengantri di depan sebuah bangunan yang tinggi dan menyebrangi jembatan yang menuju ke istana. Kami melaju di sepanjang jalur air dan dibuat berkeliling untuk memasuki istana. Kami turun dari kereta kuda, Olga-san, kami berlima, dan kemudian Garun-san dan Lyon-san, semuanya 8 orang, berjalan di taman istana. Burung kecil sedang bermain di taman yang begitu indah, ada pohon yang ditanam dengan jarak yang sama, dan ada tupai yang sedang menatap ke bawah dari atas, kepada kami.
Kami naik ke tangga dan memasuki istana. Sinar matahari yang cerah terlihat turun dari langit-langit, yang ditambah dengan marmer putih yang bersinar menyilaukan. Kami berjalan melalui pusat halaman, dan di sepanjang koridor berdiri sebuah tiang yang panjang, dan juga terlihat pintu besar yang di hiasi dengan mewah. *Gigigigigi*, pintu mengerang seperti telah dibuka secara paksa oleh para penjaga yang membukanya.
Karpet merah yang disebarkan, disambut oleh aliran cahaya pada waktu yang berbeda, dari kiri ke kanan. Ada berbagai orang yang sedang mengantri. Semua orang mengenakan pakaian yang bagus, negarawan tua dari negara itu memiliki tanduk dan sayap. Lebih lanjut ke dalam lagi, duduk di atas takhta, adalah Raja dari negeri ini. Beast King Jamka Bulau Misumido.
Demi-human berjenis macan tutul salju (Snow Leoprad). Mungkin usianya sekitar 50 tahunan. Dia memiliki rambut dan janggut putih, memiliki kekuasaan yang sangat kuat sebagai Raja. Ada kekuatan yang tidak bisa dijelaskan datang dari sepasang matanya yang tajam. Kemudian kami semua berlutut dan menundukkan kepala kami.
“Yang Mulia Raja.... Olga Strand telah kembali dari Kerajaan Belfast”
“Umu, sepertinya sulit, bukan?”
Yang Mulia Raja mengangguk pelan. Melanjutkan ke Garun-san dan Lyon-san yang berada di belakang Olga-san.
“Aku senang dengan Garun, serta para prajurit dari Belfast untuk keselamatannya dan telah menyelesaikan tugas mereka.”
“”Ha-ha!””
Kemudian Beast King secara perlahan menatap ke arah kami, sambil menyipitkan matanya, dia menunjukkan senyuman kecil.
“Kau adalah orang-orang yang dikirmkan oleh Raja Belfast? Diperjalanan, naga yang telah menyerang desa kami telah dikalahkan. Apakah itu benar?”
“Ya. Persis seperti yang anda katakan. Saya, bersama dengan 4 orang yang lainnya telah mengalahkan
black dragon yang menyerang desa.”
Setelah menjawab pertanyaan Beast King dengan sikap yang tegas, Yumina berdiri diam.
“.... Dan kau?”
Tidak ada ketegangan pada pertemuan ini, dia menatap ke arah gadis itu, wajah Beast King merasakan kecurigaan.
“Saya minta maaf karena belum memperkenalkan diri. Saya adalah putri dari Kerajaan Belfast, puteri dari Toristowin Elnes Belfast, Yumina Elnea Belfast.”
Itu menyebabkan kehebohan. Yah tentu saja, seorang putri dari sebuah negara tiba-tiba muncul. Olga-san dan Lyon-san mengetahuinya, di sisi lain Garun-san terkejut.
“M-Mengapa putri dari Belfast bisa berada di sini?”
“Untuk negaraku, aliansi dengan Misumido, membawakan sesuatu yang penting. Berikut ini adalah surat dari ayah saya. Silahkan untuk dipastikan.”
Saat berkata begitu, dia mengeluarkan surat dari saku dadanya. Kapan dia mendapatkan itu? Aa, mungkin ketika berlindung di hutan, di Belfast? Seorang pelayan datang dan dengan hormat menerima surat itu, dan menyerahkannya kepada Raja yang berada di atas takhta. Raja membuka segel dan melihat surat, lalu Raja Misumido melihat Yumina dan tersenyum.
“Benar...... Baiklah, aku mengerti. Aku akan segera memberikan balasannya. Tolong untuk tetap di sini, bersama dengan rekan kalian, di istana.”
Sambil menyerahkan surat itu kepada ajudannya, Beast King berbicara pelan ke arah kami.
“Dan, ada satu hal yang menarik perhatianku, bahwa aku ingin mengajukan satu permintaan, namun.....”
Beast King melihat Kohaku yang berada di sampingku. Yah, tentu saja kau akan tertarik.
“Apakah yang mengikutimu itu adalah Byakko?”
“Ya. Itu adakah pelayan Touya-dono.”
[Gao]
Kohaku memberikan gonggongan yang singkat sebagai penegasan. Byakko yang merupakan binatang suci bagi orang-orang di Misumido. Terlepas dari apa yang mereka pikir tentang bagian dari pelayan, tidak ada semacan rantai pada lehernya sehingga tidak ada yang mengatakan apa-apa tentang itu. Beast King dengan tenang melihat Kohaku dan kemudian dia menatapku.
“.... Aku mengerti. Disertai dengan Byakko dan mengalahkan naga? Fufufu, sudah lama sejak darahku mendidih. Touya, kah? Bagaimana jika kau bertanding dengan ku?”
“Ha?”
Aku mengeluarkan suara yang bodoh karena pertanyaan yang begitu tiba-tiba. Semua negarawan tua mendesah dengan serempak. Ada apa?
Dibalik Istana Kerajaan ada arena yang luas. Itu terlihat seperti Coliseum Romawi. Negara ini benar-benar multikultural. Aku dibawa ke sini untuk bertanding melawan Beast King. Apa sih yang sedang terjadi?
“Maafkan kami, Touya-dono. Yang Mulia, tidak bisa berdiam diri ketika melihat seseorang yang kuat. Jujur saja, itu benar-benar merepotkan kami juga.”
Kata Graz-san yang meminta maaf, yang merupakan Perdana Menteri negara. Itu adalah orang yang memiliki sayap dengan warna abu-abu. Dia berusia sekitar 40 tahunan? Dengan jubahnya yang berwarna abu-abu yang sama dengan sayapnya dan berkumis.
“Aku rasa dia perlu memilki pengalaman yang menyakitkan di sini. Tolong berikan semua yang kau punya.”
“Tunggu, tunggu, tunggu. Dia Raja mu, bukan? Apakah tidak apa-apa seperti ini ?”
Aku menatap Graz-san dengan heran. Lalu Graz-san, sambil melihat orang-orang yang berada di dekatnya mulai membuat keluhan.
“Tidak apa-apa, berikan saja semua yang kau punya. Dengan keadaan Raja sekarang? Dia secara teratur berpartisipasi dalam sesi pelatihan dengan para prajurit dan mengalahkan mereka semua!”
“Di lain hari ‘aku memikirkan sebuah senjata baru!’ Katanya dan pergi ke blacksmith! Maka semua yang telah direncanakan harus ditunda, kau tahu apa yang sudah aku alami?”
“ ‘Aku ingin mengadakan turnamen gladiator’ katanya. Hanya saja, di mana kau pikir kami akan mendapatkan anggaran untuk itu!? Nee!?”
..... Sepertinya negarawan tua Misumido itu mengalami waktu yang sulit juga. Dia seorang Raja yang aneh bukan? Ya, aku rasa bahwa Raja Belfast juga cukup aneh.
Untuk saat ini, aku mengambil pedang kayu dan menuju ke pusat arena. Rekan-rekanku dan negarawan tua Misumido berada di auditorium bersama dengan para prajurit Misumido lainnya.
Yang Mulia, Beast King, memegang pedang kayu di satu tangan dan persai kayu di tangan yang satunya. Ini menghambat gerakanku, jadi aku menolak untuk menggunakan perisai.
“Pertandingan akan berlanjut sampai serangan yang fatal atau sampai salah satu di antara kalian mengakui kalah. Boleh menggunakan sihir, tapi sihir langsung yang ditujukan pada tubuh dilarang. Apakah kau bisa memahaminya?”
Ada orang yang berkulit gelap di sudut yang berperan sebagai wasit untuk pertandingan ini, dan menjelaskan kepada kami berdua peraturannya. Tidak ada sihir serangan langusung, ya? Apa yang harus aku lakukan? Sekelompok negarawan tua berkata, jangan terlalu santai.
“Umm. Apakah kita benar-benar akan melakukan ini?”
“Fufufu, pikirkan saja ini sebagai pertarungan yang sebenarnya dan lakukanlah trik-trik apapun yang kau punya, lakukanlah yang terbaik untuk mengalahkanku!”
Beast King tertawa gembira. Ini gawat, dia serius. Dia memiliki otot-otot yang akan membuatmu berpikir bahwa dia tidak seperti berusia 50 tahun, dia mungkin telah melatih dirinya. Ini tidak dapat membantu. Berkata pada dirinya sendiri. Mari kita lakukan dengan maksud pertarungan yang sebenarnya?
Setelah itu wasit mengangkat tangan kanannya, melihat ke arahku, lalu ke Beast King, dan kemudian menjatuhkan tangannya.
`”Baiklah, mulai”
[Slip]
“Nuo!?”
Beast King melompat dengan hebat. Pada saat itu aku maju untuk menutup jarak dan mengarahkan pedang kayu pada leher Yang Mulia.
“Ya, itu adalah keputusan yang benar?”
“Tu-Tu-Tunggu sebentar! Itu tidak dihitung!? Apa itu barusan!?”
“Itu sihir non-atribut saya [Slip]. Semua sihir selain sihir serangan diizinkan.”
“Tidak, tidak, tidak! Itu tidak bagus! Ada apa dengan semangat pertandingan yang sebelumnya!”
Beast King itu bicara dengan semangat bahwa dia tidak bisa menerimanya. Ya, itu tidak seperti bahwa aku tidak mengerti perasaanmu. Namun pada kenyataannya, jika ini adalah pertarungan yang sebenarnya, itu adalah yang paling efektif. Meskipun bukan untuk membuat mereka terbang ke langit.
“Sekali lagi! kali ini tidak ada sihir!”
“E-.... Apa yang harus kita lakukan? Perdana menteri—?”
Aku memanggil Perdana Menteri Graz-san. Untuk sesaat dia tidak mengerti dan kemudian “ah” senyuman yang dia tunjukkan pada wajahnya menandakan dia memahaminya.
“Ya, aku mengerti. Dan sepertinya itu akan menyebabkan masalah karena itu akan mulai mempengaruhi urusan negara.”
“Gu-Graz! Jagan bilang begitu, hanya sebentar saja, hanya sebentar!?”
“Bahkan jika anda berkata begitu”
Beast King berlari menuju Perdana Menteri dan mulai berdebat. Mengatakan hal-hal seperti “Aku akan melakukannya dengan benar!” dan “Aku tidak akan bermalas-malasan lagi”. Bahkan para negarawan tua memberi kententuan masing-masing dan tak lama kemudian bahu Yang Mulia mulai merosot. Raja telah menerima kondisi yang telah ditentukan oleh para Perdana Menteri, apakah aku melakukan sesuatu yang salah.....?
“Touya-dono, maafkan kami, tapi Yang Mulai ingin bertanding sekali lagi!”
Dengan suara Graz-san yang terlihat senang, Beast King berdiri di hadapanku sekali lagi. Ah, dia sedikit marah?
“Sihir itu dilarang untuk saat ini, ok!?”
“Baiklah”
Mulai sekali lagi. Wasit menjatuhkan tangan kanannya.
“Mulai!”

Isekai wa Smartphone to Tomo ni Chapter 42 Bahasa Indonesia

Arc 6 : Negara Demi-human, Misumido

Chapter 42 : Tanduk Naga dan Pengawal

“A-Aku menyerah”
Aku melemparkan tubuhku ke tempat yang berumput dan tidur dengan lengan dan kakiku yang tergelatak. Matahari yang terbit di langit timur terlihat menyilaukan. Apakah sudah pagi? Seelah mengalahkan black dragon, kami berusaha untuk memperbaiki desa. Lindsey memadamkan api munggunakan sihir air, Elsie dan Yae mencari penduduk desa yang terluka, dan aku merawat orang yang terluka dengan sihir [Recovery].
(Ngomong-ngomong aku baru menyadari bahwa aku bisa melakukan semuanya sekaligus jika aku mencari “Orang terluka” di aplikasi peta dan menyembuhkan mereka semua sekaligus)
Untungnya tidak ada korban jiwa, namun desa itu hampir dimusnahkan. Kerusakannya sangat parah.....
“Touya-dono, apa kau di sini?”
“Aa, Lyon-san, terima kasih atas kerja kerasnya”
Lyon-san berjalan ke tempat di mana aku tidur. Dari suatu tempat bau enak dari nasi yang sudah matang tercium.
“Tapi, untuk kalian yang telah membunuh naga.... Aku benar-benar terkejut.”
“Itu tidak begitu kuat dan naga itu sepertinya masih muda. Mungkin karena itu?”
Aku menggelengkan kepalaku dengan apa yang aku dengar dari red dragon dan menanggapi pertanyaan Lyon-san. Kemudian Garun-san juga datang.
“Oo, Touya-dono. Apa yang akan kau lakukan dengan naga?”
“Apa maksudmu?”
“Yah, karena ada beberapa banyak bahan. Jika kau ingin menjualnya, harganya cukup lumayan, tapi bagaimana kau akan membawanya....?”
“Menjual? Mayat naga?”
Mulai dari sisik naga, cakar, tanduk, taring, bahkan tulangnya merupakan bahan yang bisa digunakan untuk membuat armor dan senjata. Dagingnya lezat, dan dianggap sebagai barang mewah yang tidak pernah dijual. Benar, mereka juga berhak untuk mendapatkannya, tapi mereka mempercayakan keputusannya kepadaku, itulah apa yang mereka katakan.
“Mungkin aku akan memberikannya kepada penduduk desa ini. Aku harap ini bisa digunakan untuk memperbaiki desa.”
“Naga!? Semuanya!?”
“Touya-dono, kau benar-benar memahaminya, kan? Itu adalah bahan-bahan yang sangat berharga, kau tahu? Jika diuangkan, itu mungkin akan bernilai lebih dari 10 koin emas Raja!?”
10 koin emas Raja.... Tidak kurang dari 100 juta yen!? Itu mungkin benar-benar sayang, tapi saat aku berpikir tentang hal itu lagi, pikiranku mulai mencerminkan wajah para penduduk desa. Ah, itu mungkin jadi seperti ini, mungkin juga......
“..... Jika ini bisa bermanfaat untuk desa, maka aku tidak akan meminta apa-apa lagi. Silahkan untuk menggunakannya.”
Tanpa mengatakan apa-apa, hanya bercanda, setelah semuanya, aku menjawabnya dengan wajah yang picik.
“..... Aku ingin mengucapkan terima kasih atas nama Misumido. Terima kasih, Touya-dono.”
“Ha.... Seperti yang ayahku katakan, kau adalah orang yang mempunyai hati yang besar. Aku benar-benar menghormatimu.”
Menatapku dengan rasa terima kasih dan hormat, tapi..... itu hanya memperlihatkan kesombongan, ya..... Aku harap orang lain akan memaafkanku.... Dengan cermin transportasi palsu, Olga-san, Alma dan Yumina telah kembali. Olga-san menyampaikan rasa syukurnya. Naga telah dikalahkan, desa telah diselamatkan, dan tidak ada korban karena para prajurit telah mengawal orang-orang agar selamat. Mereka kelelahan dan tertidur sebentar di kereta kuda. Jujur, aku juga ingin segera tidur. Perasaan itu terganggu oleh demi-human yang sudah tua dengan tongkat, datang menuju ke arah kami.
“Aku kepala desa, Solumu. Untuk usaha kalian yang telah mengalahkan naga yang menyerang desa, di tambah telah sangat membantu memperbaiki desa..... Terima kasih banyak.”
Aku ingin tahu sisa-sisa naga itu akan menjadi apa? Ini benar-benar sangat disayangkan.... Tapi desa telah menjadi seperti ini, orang-orang ini akan mempunyai waktu yang sulit sekarang. Kepala desa membawakan sesuatu yang diberikan oleh penduduk desa. Itu berbentuk kerucut yang hitam dan panjangnya sekitar 1 meter... Ini?
“Ini adalah salah satu tanduk naga. Tolong setidaknya terimalah ini.”
“Eh, tapi.....”
“Beberapa senjata anda rusak, bukan? Dengan tanduk ini, itu akan bisa menjadi bahan untuk senjata baru, atau anda bisa menjualnya dan membeli senjata baru.”
Memang benar. Untuk berterima kasih akankah kita menerimanya? Aku mengambil tanduk dari kepala desa dan terkejut melihat itu yang bercahaya. Ini memiliki kekerasan yang jauh lebih besar dari baja besi yang mereka katakan. Aku akhirnya mengerti bagaimana naga besar itu bisa menghancurkan senjataku. Satu-satunya hal yang lebih keras dari ini adalah Crimson Ore, Mythril, atau
Orichalcum.
Aku mengambil tanduk itu untuk saat ini dan meninggalkan kepala desa. Sejujurnya aku sangat lelah, aku hampir tidak bisa bertahan lagi. Aku akhirnya sampai di kereta kuda, di dalam ada Elsie, Lindsey, dan Yae yang sedang tidur. Aku tidak mungkin tidur bersama dengan mereka, aku berbaring di rumput di samping kereta kuda.
“Touya-san, ini selimutnya.”
Yumina ada di sana membawakan sebuah selimut. Waktu yang bagus. Selama bertarung dengan mataku yang akan tertutup, aku mengucapkan terima kasih dan memakai selimutnya. Ini hangat. Lalu aku menutup mataku dan tertidur
Ketika aku terbangun, aku melihat langit yang sebagai latar belakang dari wajah Yumina. Aku masih setengah sadar.
Aku menatap wajah Yumina.
“Apakah kamu sudah bangun?”
Ada sensasi lembut di bagian bawah kepalaku. Hah? Um ini adalah bantal paha.... Bukan? Aku berguling di tanah dan melarikan diri dari itu. Tung—kapan itu telah terjadi? Aku berdiri dengan terburu-buru dan tiba-tiba penduduk desa dan pengawal yang sudah bangun melihatku sambil menyeringai. Uwaa..... ! Itu memalukan. Untuk mengistirahatkan kepalaku di pangkuan seorang gadis di depan umum. Ini akan menjadi kebohongan jika aku mengatakan bahwa aku tidak menyukainya, namun itu masih sangat memalukan!
“Ara, kamu sudah bangun”
“.... Kamu pasti tidur dengan nyenyak”
“Terlihat seperti merasa nyaman.”
*Dingin* ada perasaan dingin di belakangku, aku berbalik secara perlahan. Ketiga gadis tersenyum berseri-seri dan berdiri di sana dengan tenang. Meskipun wajah mereka terlihat baik dan mereka tersenyum, mata mereka tidak tertawa. Ah, ara......? Bukankah mereka terlihat marah....?
“Um ~ .... Apa telah terjadi sesuatu....?”
“””Tidak juga?”””
Tidak, itu bohong bukan? Jadi mengapa kalian terlihat cemberut begitu?
“Sudah, sudah. Cukup sampai disitu. Mari kita bermain kertas-gunting-batu saja. Tidak ada yang keberatan, kan?”
“Aku tahu....”
“....Muu....”
“Ini sangat mengecewakan”
Yumina menepuk tangannya dan ketiga orang itu melihat ke arahnya, mereka telah menjadi patuh.... Apakah kalian akan melakukan pertandingan?
“Touya-dono, tolong persiapkan untuk segera berangkat. Ini diperlukan untuk melaporkan tentang desa ke ibukota.”
Olga-san dan Garun-san datang memberi tahu kami bahwa kita harus segera berangkat. Karena suasana yang aneh, aku beruntung bahwa aku harus pergi ke kereta kuda. Tatapan dari belakang membuatku khawatir, tapi aku pura-pura untuk tidak menyadarinya.
[Kohaku, apakah terjadi sesuatu saat aku sedang tidur]
Kohaku telah berada di kereta kuda rupanya, dan aku bertanya melalui telepati apa yang telah terjadi. Mungkin dia tahu sesuatu.
[Haa, yah.... Apa yang bisa saya katakan..... Um..... Itu adalah pertarungan para gadis....”
Aku tidak benar-benar mengerti, tapi semuanya kecuali Yumina terlihat tidak senang. Aku perlu melakukan sesuatu...... Aku teringat sesuatu dan menuju ke rumah kepala desa, dan menegoisasikan sesuatu dan menerima “Itu”.
Aku merasa lega ketika hati dari ketiga gadis akhirnya telah menjadi lebih baik selama kereta kuda sedang terguncang. Untuk Elsie, Lindsey, Yae dan Yumina ada sebuah gelang perak yang bersinar. Aku mendapatkannya dari rumah kepala desa (aku membayarnya) beberapa item yang dibuat dengan [Modeling] dari barang-barang perak. Dan aku memberikan kepada mereka semua sebagai hadiah dan ucapakan terima kasih. Meskipun mereka terkejut pada awalnya, mereka menerimanya dengan senang hati. Gelang itu meluncur pada lengan saat mereka memakainya. Sepertinya mereka senang dengan gelang itu. Namun senyuman mereka terkadang terlihat memuakkan.
“Olga-san berapa lama lagi untuk sampai di ibukota?”
“Sekitar lebih dari 2 hari lagi untuk sampai di ibukota. Ada desa di sepanjang jalan, mungkin di sana Touya-san bisa mendapatkan beberapa senjata.”
Ya, aku mengerti. Menurut Garun-san, jika aku ingin senjata yang terbuat dari tanduk naga, ibukota sepertinya adalah tempat terbaik. Tapi itu berarti aku tidak akan mempunyai pedang sampai saat itu. Aku bisa hanya dengan menggunakan sihir saja dalam pertarungan, tapi sepertinya itu agak menakutkan. T-Tungu sebentar, bukankah dengan [Modeling] aku bisa membuatnya sendiri? Yah, tapi itu akan menjadi kerugian yang besar jika aku gagal......
“Untuk saat ini, hanya dua hari tanpa sebuah senjata aku mungkin dapat mengatasinya dengan sihir.”
Untuk membeli senjata darurat hanya untuk dua hari, terdengar konyol. Akan ada senjata yang lebih baik di ibukota. Jadi aku menjawab seperti itu dan Olga-san teringat sesuatu, menarik sesuatu, terbungkus dalam kain, di keluarkan dari kantongnya.
“Ah, itu mengingatkanku, kepala desa memberikan ini kepadaku.”
Apa yang telah diberikan pada Olga-san adalah sebuah pisau. Pisau itu sekitar 20 cm, bermata pisau satu dengan sebuah lengkungan.
“Ini ?”
“? Itu menempel pada mata naga..... Apakah ini bukan miliki Touya-san?”
Eh? Lalu Elsie.... Bukan? Tidak mungki itu milik Lindsey. Eh, jadi pisau ini milik siapa? Maksudku, apakah ada seseorang saat itu? Seseorang yang telah membantu kita? Yah, untuk sementara mereka telah membantuku, sehingga mereka mungkin bukanlah musuh.....
[Kohaku. Pada saat itu, apakah ada orang lain selain kami di sana?]
[Ya, saya merasakan hawa keberadaan di atas pepohonan. Dua orang mungkin..... Mereka tidak menunjukkan kemarahan terhadap kita jadi saya pikir mereka penduduk desa]
Aku memastikan melalui telepati dengan Kohaku. Sepertinya seseorang telah mengamati pertarungan kita dengan naga. Hanya saja mengapa mereka melakukan itu? Itu mengingatkanku saat di kota Langley bahwa aku merasakan seseorang yang sedang mengawasi Yumina.
Bahkan jika aku berpikir tentang hal itu, aku tidak tahu. Aku memeriksa pisau itu, tapi tidak ada sesuatu yang dapat dijadikan sebagai petunjuk. Aku akan menyimpannya untuk sementara waktu. Itu merepotkan karena tidak ada sarungnya.